Tulisan yang Ditinggalkan untuk CEO Saat Keluar dari LG Electronics (2011)
(ppassa.wordpress.com)Saat mengundurkan diri, saya menuliskan hal-hal yang saya harap bisa berubah di LG Electronics lalu mengirimkannya kepada CEO melalui email.
Dari sisi inovasi (Innovation)
- Saya pikir saat ini lingkungan riset bukanlah lingkungan yang memungkinkan para peneliti mengambil risiko
- Keamanan terlalu ditekankan secara berlebihan
Budaya organisasi
- Tidak adanya budaya diskusi yang bebas
- Karena perusahaan tidak memperlakukan para peneliti sebagai pemilik, rasa memiliki pun tidak bisa tumbuh
9 komentar
Melihat komentarnya, rupanya saat itu beliau keluar dan sedang membuat KakaoTalk.
Mungkin
"tidak bisa mengakses cloud karena alasan keamanan"
kini berubah menjadi
"tidak bisa mengakses alat AI karena alasan keamanan".
Sepertinya saya melihat tulisan ini secara real-time saat itu..
Saya ingat rasanya lebih mengena karena waktu itu saya juga baru saja keluar dari perusahaan besar, hehe
Semua perusahaan Korea itu sama saja. Sebagus apa pun katanya sebuah perusahaan, kalau masuk ke sana hasilnya tetap sama.
Itu jebakan yang terjadi ketika organisasi besar yang berjalan dengan sistem menjadi lengah.
Masalah yang lebih besar adalah, alih-alih benar-benar menyelesaikan masalah yang sudah terungkap itu, mereka malah menutupinya dengan formalitas seremonial atas nama penyelesaian.
Apa ini, sekarang jadi Samsung ya. Bahkan blog teknologi perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic juga semuanya diblokir
Sebagai tambahan, perusahaan L terkenal dengan budaya menindas bawahan dan memanjakan atasan..
Saya pernah mendengar dari mulut ke mulut bahwa begitu seseorang menjadi eksekutif, perlakuannya melampaui imajinasi.
Kalau 2011, berarti sudah 15 tahun berlalu. Sepertinya budaya di Korea adalah semakin ke atas, semakin banyak yang harus dijaga sehingga memilih bungkam. Sangat disayangkan bahwa tidak membagikan sisi negatif dan risiko justru berubah menjadi budaya yang lebih tertutup.
Namun kalau menoleh ke belakang, naik-turunnya pada level "perusahaan besar"...
sekitar 70% tampaknya bergantung pada apakah industri terkait sedang bagus (faktor keberuntungan) + 30% pada kepemimpinan kuat dengan arah yang tepat
Itulah yang menurut saya penting.
Ada juga perusahaan dengan skala tertentu di mana innovation dan open communication itu penting.
Saya kebetulan menemukan tulisan yang sudah sangat lama ini. Saat itu ada (sangat sangat) banyak komentar dari para karyawan, jadi rasanya menyenangkan karena sedikit banyak masih terasa nuansa masa tersebut.
Di antara komentarnya ada ungkapan, “Semua perusahaan besar di dalam negeri itu sama saja.” Setelah 15 tahun berlalu, ini menjadi tulisan yang membuat saya menengok kembali seperti apa perusahaan-perusahaan lain di Korea sekarang. Saya membawanya ke GeekNews karena rasanya akan menarik jika kita membagikan pemikiran bersama.
Terlepas dari isi tulisannya, saya benar-benar merasa keberanian penulis yang mengirimkan isi itu kepada CEO sangat keren :D