14 poin oleh xguru 2021-06-28 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • CRM adalah salah satu pasar perangkat lunak yang terbesar dan tumbuh paling cepat

→ pasar tahunan sebesar 44 triliun won, dan hampir semua perusahaan menggunakannya

→ sumber informasi untuk semua data pelanggan dan interaksi dengan mereka

  • Salesforce adalah CRM yang paling terkenal

→ valuasi perusahaan 132 triliun won, menguasai 20% pasar CRM, digunakan oleh 83% perusahaan Fortune 500, dengan 30 ribu karyawan

  • Untuk setiap $1 yang dihasilkan Salesforce, ekosistemnya menghasilkan pendapatan $4

→ jutaan developer sedang membangun aplikasi untuk platform Salesforce, sebuah pasar niche yang sangat menguntungkan

→ diperkirakan akan menciptakan 3,3 juta lapangan kerja dan menghasilkan pendapatan bisnis sebesar 880 triliun won pada 2022

  • Perangkat lunak enterprise terkenal ketinggalan zaman dan lambat, tetapi Salesforce adalah arketipe dari software enterprise jenis ini, sekaligus perusahaan yang memelopori banyak hal mulai dari SaaS hingga Cloud

  • Untuk memahami bagaimana Salesforce menguasai pasar dunia, ada baiknya memahami bagaimana penjualan dilakukan sebelum Salesforce

→ sebelumnya prosesnya sepenuhnya manual

→ perusahaan mengelola kontak dengan kartu indeks (Rolodex, kartu putar yang dibolak-balik), lalu melakukan DM (Direct Mail) atau telemarketing

→ memasuki 1990-an, mereka mulai menyimpan semua informasi pelanggan di satu tempat dan mengintegrasikan manajemen kontak, pelacakan tugas, pelaporan, dan sebagainya

→ sempat disebut SFA (Sales Force Automation), CIS (Customer Interaction Software), ECM (Enterprise Customer Management), lalu menetap menjadi CRM (Customer-Relationship Management)

  • Mengapa menggunakan CRM?

→ mencatat informasi penjualan adalah dasar dari setiap bisnis

→ setiap hari kita berinteraksi dengan berbagai entitas

✓ kontak individu di perusahaan yang sudah ada (dalam istilah Salesforce, Contacts)

✓ kontak yang berpotensi menjadi pelanggan (Leads)

✓ perusahaan itu sendiri (Accounts)

✓ transaksi dengan perusahaan tersebut (Opportunities)

→ setiap kali menghubungi mereka, kita mencatat catatan dan juga merujuk pada catatan sebelumnya

→ misalnya jika sebuah Lead menunjukkan minat untuk membeli, maka konteks seperti ini dibutuhkan

✓ apakah pernah ditelepon sebelumnya?

✓ apa use case mereka?

✓ kapan harus follow-up?

→ pada awalnya mungkin bisa dikelola di Excel dengan memisahkan kontak, perusahaan, Lead, dan sebagainya ke dalam tab, tetapi lama-kelamaan menjadi kompleks dan membutuhkan fitur tambahan

→ CRM menggabungkan dan mengelola data bisnis utama dalam satu tempat sambil mengotomatisasinya

  • Mengapa Salesforce bagus?

→ setiap bisnis itu unik. Orang yang dilacak dan prosesnya pun berbeda-beda

→ Salesforce cukup fleksibel untuk menyesuaikan dengan berbagai lingkungan

→ seperti DB

✓ bisa membuat tabel baru dengan custom column, relation, data type, dan constraint

✓ jika harus menjual sesuatu ke sekolah, Anda bisa membuat tabel seperti "universitas" dan "profesor", lalu menghubungkannya ke "Lead"

✓ tentu saja tidak perlu menulis kode

→ seperti framework frontend

✓ bisa membuat View baru dengan layout dan UI kustom

✓ dalam Lead Qualification Process (proses menghubungkan calon pelanggan ke pelanggan pembeli yang sebenarnya), Anda bisa membuat dashboard yang hanya menampilkan Lead dengan informasi yang kurang, lalu menyetujui/menolaknya di sana

✓ tentu saja tidak perlu menulis kode

→ seperti AWS Lambda

✓ bisa menulis kode dan trigger untuk memanggil Salesforce API

✓ bisa dipicu otomatis oleh event DB: saat Lead diubah, saat Opportunity dibuat

→ dengan menyediakan model data dan antarmuka kustom, konfigurasi setiap perusahaan menjadi unik

→ Salesforce bukan sekadar CRM, melainkan platform yang memungkinkan pembuatan aplikasi seperti CRM

→ alat NoCode dengan editor DB point-and-click, UI builder drag-and-drop, dan fitur integrasi API pihak ketiga

→ melalui AppExchange, Salesforce menyediakan marketplace tempat aplikasi enterprise bisa dikembangkan, dijual, dan dibeli

  • Bagaimana Salesforce bisa menjadi seperti ini?

→ inovasi pertamanya bukan pada fitur, melainkan model bisnis

✓ mereka ingin menjadikan software sebagai utilitas seperti listrik

✓ pada 1999 mereka memulai model berlangganan $50 per pengguna per bulan: cikal bakal Software-as-a-Service

✓ pada masa itu software terkenal rumit dan mahal

✓ slogan pemasaran pertama Salesforce adalah "No Software". Mereka bahkan mengganti nomor telepon menjadi 1-800-NO-SOFTWARE

✓ iklan negatif biasanya ide yang buruk, tetapi berhasil untuk Salesforce

→ pertama kali Steve Jobs memberi pekerjaan kepada Mark Benioff, CEO Salesforce, adalah pada 1984

✓ Benioff menjelaskan bahwa Jobs adalah mentor terbaiknya

→ dalam pertemuan pada awal 2000-an, Jobs memberi nasihat yang mengubah lintasan Salesforce

J: "Anda harus menciptakan Application Economy"

B: "Apa itu application economy?"

J: "Mark, Anda akan mengetahuinya"

→ Salesforce benar-benar mengetahuinya, lalu meluncurkan AppExchange pada 2005

✓ marketplace tempat siapa pun bisa membuat dan mendistribusikan aplikasi yang terhubung ke Salesforce

✓ aplikasi-aplikasi ini bisa membaca dan menulis data Salesforce, sehingga sangat kuat

✓ berbagai aplikasi pun muncul, dan perusahaan seperti FinancialForce yang berjalan di atas aplikasi ini juga lahir

→ awalnya mereka ingin memakai nama "App Store", tetapi berdasarkan riset pasar diubah menjadi "AppExchange"

✓ Benioff juga mendaftarkan domain appstore.com.

✓ belakangan, saat Jobs membuka iOS App Store, Benioff menghadiahkan domain itu termasuk merek dagang "App Store"

→ bahkan setelah AppExchange, mereka terus merilis berbagai produk menuju tujuan "No Software"

✓ Apex : mirip Lambda. Pengguna bisa menjalankan kode sederhana untuk memperluas fungsi

✓ Visualforce : framework UI berbasis komponen yang memudahkan pembuatan UI kustom

→ pada 2008 semua ini disatukan menjadi force.com

✓ siapa pun bisa membuat dan menjalankan aplikasi tanpa memikirkan infrastruktur

✓ cikal bakal Platform-as-a-service

→ pada 2013 mereka mengakuisisi ExactTarget senilai $3.6B (4 triliun won) dan membentuk Salesforce Marketing Cloud

✓ ExactTarget didirikan pada 2000, IPO pada 2012, dan pernah mengakuisisi CoTweet serta Pardot

→ pada 2016 mereka mengumumkan Einstein Analytics, alat analitik berbasis AI

→ pada 2018 mereka mengumumkan Salesforce Health Cloud, Vertical CRM untuk bidang healthcare

"Akhir dari software" yang dibicarakan Salesforce merujuk pada produk enterprise lama yang dijual dalam bentuk boxed software

Kini Salesforce telah berhasil mengubah cara software enterprise dibuat, dibeli, dan diterapkan

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.