Tren Desain Email 2022
(designmodo.com)<p>- Pengalaman yang sangat dipersonalisasi<br />
→ Bukan sekadar nama, tetapi membuat konten yang sepenuhnya dipersonalisasi, membangun koneksi dengan pelanggan, dan menghadirkan nilai<br />
→ Semua halaman yang terhubung seperti email, landing page, checkout, dan lainnya juga dipersonalisasi serta diisi terlebih dahulu dengan data pelanggan<br />
→ Segment, waktu, judul, isi, penawaran, signature, dan lainnya diatur secara optimal <br />
→ Contoh) Grammarly, Butter <br />
- Kecerdasan buatan<br />
→ Alat yang menggunakan AI semakin banyak dipakai<br />
→ Contoh) Everest(Return Path), Zeta Global, Phrasee <br />
- Bukti sosial: feedback dan ulasan<br />
→ 90% pelanggan memeriksa ulasan sebelum membeli. Lebih dari 50% mempertimbangkan "feedback" sebagai faktor utama saat membeli<br />
→ Avatar/foto, nama dan bio pelanggan, rating bintang, ulasan, tombol Call-To-Action <br />
→ Contoh) Italic, Mack Weldon, Thinx<br />
- Pengalaman interaktif<br />
→ Banyak email client meningkatkan fitur interaktif <br />
→ GIF animasi, efek dinamis, kuis, slider, galeri, dan lainnya<br />
→ Contoh) Caribbean International, Protest Sportwear, Output, Amass<br />
- Perlindungan dan penghormatan terhadap privasi <br />
→ SPF dan DMARC adalah dasar <br />
→ Tautan unsubscribe dan tautan untuk mengelola pengaturan wajib ditambahkan <br />
- Ikon ilustrasi, warna neon, kolase animasi: tren desain email<br />
→ Newsletter digital semakin mengejar desain yang beragam dengan lebih banyak fungsi dan cerita<br />
→ Majalah berita bergaya multilayer, ikon, animasi, dark mode..<br />
→ Contoh) Apple, Foxtrot, Salomon<br />
- Aksesibilitas email <br />
→ Aksesibilitas seharusnya tidak disebut sekadar tren, tetapi dalam email pun semua orang harus mempertimbangkannya <br />
→ Contoh) Litmus, Procreate</p>
1 komentar