Lepas dari gaslighting bahwa ‘mendirikan startup memang pada dasarnya sulit’
(expnews.substack.com)Selama puluhan tahun, kita terus-menerus terkena gaslighting bahwa mendirikan startup memang pada dasarnya sulit.
Saya telah melihat terlalu banyak pendiri di sekitar saya yang menganggap startup memang pasti sulit, dan memperlakukannya sebagai penderitaan, kesukaran, serta rintangan yang harus ditaklukkan. Karena itu, konten hari ini adalah sebuah refleksi tentang apakah kehidupan sebagai pendiri bisa dijalani secara berkelanjutan.
Melalui tulisan ini, saya ingin mengusulkan sebuah framework agar para pendiri dapat secara proaktif menyadari wellness mereka sendiri dan terus memperbaikinya! Jika sulit melakukannya sendiri, bahkan sampai program wellness yang bisa dijalankan bersama juga!
Selamat membaca, terima kasih.
tl;dr
- Dibandingkan dengan besarnya dampak startup baru bagi negara maupun komunitas lokal, perhatian domestik dan bahan penelitian tentang wellness serta kepuasan mereka—yang merupakan variabel terbesar dalam keberhasilan startup—nyaris tidak ditemukan.
- Sangat mendesak untuk mengangkat persoalan mereka yang berada dalam penderitaan serius dan mencari cara penyelesaiannya, dan ini dimulai dari perhatian pendiri itu sendiri terhadap wellness mereka. Jika diri sendiri tidak merasa itu masalah, tidak seorang pun bisa membantu.
- Karena itu, dalam tulisan ini saya ingin membangun hipotesis tentang faktor-faktor pendahulu yang memengaruhi wellness para pendiri berdasarkan berbagai riset sebelumnya, lalu mengusulkan sebuah framework agar para pendiri dapat secara proaktif mengenali wellness mereka sendiri dan meningkatkannya, berdasarkan hipotesis bahwa lima jenis wellness memberi pengaruh positif pada niat berwirausaha yang berkelanjutan dan kinerja startup.
- Lebih jauh lagi, saya ingin terus mengembangkan metodologi ini bersama-sama untuk menciptakan ‘dunia tempat para pendiri dapat membangun startup secara sehat dan berkelanjutan’.
Belum ada komentar.