1 poin oleh GN⁺ 2023-09-11 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel ini secara khusus membahas sejarah dan evolusi kopi kaleng, terutama di Jepang.
  • Kopi kaleng adalah produk yang populer di Jepang, dan hampir di setiap jalan terdapat mesin penjual otomatis khusus untuk produk ini.
  • Konsep kopi kaleng lahir pada tahun 1969 dari ketidaknyamanan yang dirasakan serta keinginan akan kemudahan oleh Tadao Ueshima, CEO UCC Coffee.
  • UCC Coffee menghadapi berbagai kesulitan dalam proses produksi, termasuk masalah reaksi antara kaleng baja dan kopi serta masalah pemisahan antara kopi dan susu.
  • Meski sempat menghadapi sikap skeptis dan penolakan dari para pembeli awal, UCC Coffee meraih kesuksesan dengan kopi kaleng di Osaka World Expo 1970.
  • Keberhasilan UCC Coffee mendorong perusahaan lain seperti Pokka Lemon dan Coca Cola untuk masuk ke pasar kopi kaleng.
  • Pokka Lemon memperkenalkan kopi panas kaleng pertamanya pada tahun 1973, dan Coca Cola meluncurkan kopi kaleng "Georgia" pada tahun 1975.
  • Pasar kopi kaleng di Jepang terus tumbuh, dan kopi kaleng "Georgia" dari Coca Cola adalah produk terlaris di Jepang.
  • Artikel ini ditutup dengan menegaskan kualitas kopi kaleng dan mendorong pembaca untuk mencobanya sendiri.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-11
Komentar Hacker News
  • Artikel tentang kopi kaleng dari mesin penjual otomatis yang praktis dan populer di Jepang
  • Banyak komentator membagikan pengalaman pribadi menggunakan mesin penjual otomatis di Jepang untuk membeli kopi kaleng hangat, terutama saat cuaca dingin
  • Seorang komentator menyebut harga kopi kaleng di Jepang cukup murah, sekitar 100-250 yen ($1-2)
  • Beberapa komentator menyatakan harapan agar kopi kaleng yang mereka nikmati di Jepang bisa lebih mudah didapat di Amerika Serikat juga
  • Beberapa komentator menyebut merek kopi kaleng tertentu seperti UCC dan Boss, yang terakhir terkenal lewat iklannya yang dibintangi Tommy Lee Jones
  • Seorang komentator membahas bahwa kopi kaleng menguntungkan bagi perusahaan seperti Coca-Cola karena biaya pengirimannya rendah
  • Komentator lain menyinggung semangat kewirausahaan di balik industri kopi kaleng, menekankan pentingnya ketekunan dan inovasi
  • Beberapa komentator menyebut kenyamanan bisa memilih minuman panas atau dingin dari mesin penjual otomatis, dan satu orang mengusulkan penambahan microwave kecil untuk memanaskan ramen