1 poin oleh GN⁺ 2023-09-21 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Facebook memblokir unggahan pengguna Sikh Kanada, sesuai dengan tuntutan hukum dari pemerintah India, tentang pembunuhan pemimpin regional Sikh, Bhai Hardeep Singh Nijjar.
  • Banyak unggahan dan halaman yang ditandai melanggar hukum India terkait dengan warisan Nijjar, yang dibunuh di luar gurdwara Surrey pada Juni 2023.
  • Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan badan intelijen Kanada sedang menyelidiki tuduhan kredibel mengenai keterlibatan pemerintah India dalam pembunuhan Nijjar.
  • Setelah pembunuhan Nijjar, sejumlah pengguna Facebook Sikh di Kanada melaporkan bahwa unggahan tentang pemimpin regional tersebut, menyusul campur tangan pemerintah India, disensor atau dihapus oleh Meta, perusahaan induk Facebook.
  • BC Sikhs, halaman Facebook yang mewakili komunitas Sikh di British Columbia, dibatalkan publikasinya setelah menerima pemberitahuan bahwa halaman tersebut melanggar standar Meta tentang "individu dan organisasi berbahaya".
  • Undang-Undang Teknologi Informasi India memungkinkan pemerintah India memblokir konten demi kepentingan pertahanan nasional, kedaulatan, integritas, hubungan India dengan negara lain, ketertiban umum, atau pencegahan hasutan untuk melakukan tindak pidana yang dapat dikenali.
  • Setelah masalah ini mendapat perhatian Meta, BC Sikhs melaporkan bahwa banding mereka tiba-tiba dibalikkan dan halaman serta unggahan mereka dipulihkan.
  • Organisasi Sikh Dunia menuduh India melakukan campur tangan asing dan menyatakan bahwa pemerintah India menargetkan diaspora Sikh Kanada yang kritis terhadapnya.
  • Pemerintah Kanada awal tahun ini mengumumkan penyelidikan mengenai campur tangan asing, dengan laporan pendahuluan dijadwalkan diserahkan pada Februari. Penyelidikan ini akan meninjau dan menilai campur tangan oleh China, Rusia, dan negara asing atau aktor non-negara lainnya.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-21
Komentar Hacker News
  • Pemerintah India dikritik karena menyensor unggahan yang menuduh keterlibatannya dalam pembunuhan seorang warga Kanada
  • Muncul pertanyaan tentang penerapan hukum di platform global seperti Facebook
  • Ada pendapat bahwa India mengancam karyawan Facebook di India untuk memaksakan rezim sensor ke Kanada
  • Ada seruan agar Facebook keluar dari India atau agar Kanada dan Eropa memaksa Facebook untuk tidak mengikuti tuntutan India
  • Ada juga pendapat yang mengkritik Bill C-18 Kanada dan menyebut hal itu menyebabkan masalah sensor
  • Ada klaim bahwa Perdana Menteri Kanada Trudeau berusaha memanfaatkan situasi ini untuk meraih suara Sikh
  • Muncul luapan ketidakpuasan terhadap Facebook, termasuk seruan agar operasinya dihentikan atau agar orang berhenti menggunakannya
  • Alasan resmi penyensoran adalah bahwa unggahan tersebut melanggar 'Standar Komunitas tentang Individu dan Organisasi Berbahaya' milik Facebook
  • Situasi ini tampak dapat memberi keuntungan politik bagi Trudeau di tengah masalah terbaru dengan India
  • Ada kekhawatiran bahwa masalah sensor ini dapat menjadi preseden bagi platform media sosial untuk menyensor orang yang dianggap berbahaya dan pendapat, serta menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan