1 poin oleh GN⁺ 2023-09-24 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel tentang potensi kerja jarak jauh untuk mengurangi jejak karbon individu
  • Pada puncak pandemi COVID-19, sekitar 50% warga Amerika Serikat mulai bekerja dari rumah, dan sekitar 20% masih terus melakukannya setidaknya sebagian waktu.
  • Ada perdebatan mengenai keberlanjutan kerja jarak jauh, tetapi studi mendalam tentang hal ini masih jarang.
  • Analisis baru memberikan wawasan tentang potensi mitigasi iklim dari kerja jarak jauh di Amerika Serikat, dengan meninjau faktor-faktor seperti perjalanan komuter, perjalanan non-komuter, perangkat TI, efisiensi energi kantor, dan penggunaan energi rumah tangga.
  • Studi tersebut menemukan bahwa kerja jarak jauh dapat mengurangi emisi karbon individu lebih dari 50%. Namun, ini hanya berlaku jika langkah-langkah penghematan energi yang diperlukan diterapkan di rumah.
  • Tim peneliti menggunakan dataset anonim berskala besar dari Microsoft untuk mendapatkan wawasan tentang penggunaan energi harian dan kebiasaan hidup para pekerja jarak jauh.
  • Berlawanan dengan asumsi sebelumnya, studi ini menemukan bahwa pekerja jarak jauh sering kali lebih sering mengemudi dibanding mereka yang bekerja di kantor, serta melakukan beberapa perjalanan mobil singkat dalam sehari.
  • Faktor-faktor seperti AC dan mesin pencuci piring dapat meningkatkan penggunaan energi saat bekerja dari rumah, dan pekerja jarak jauh cenderung tinggal di kawasan perkotaan dengan intensitas karbon yang lebih rendah.
  • Studi ini membantah klaim bahwa kerja jarak jauh dapat mengurangi emisi hingga 95%, tetapi menunjukkan bahwa pengurangan yang signifikan tetap mungkin dicapai dengan strategi yang tepat.
  • Sebagai contoh, pekerja jarak jauh dapat mengurangi jejak karbon mereka hingga 54% dengan bekerja dari rumah empat hari atau lebih per minggu dan menerapkan strategi hidup berkelanjutan.
  • Para penulis juga mengusulkan bahwa jejak karbon dapat dikurangi dengan menjadikan gedung perkantoran lebih ramah lingkungan dan mendorong penggunaan transportasi umum.
  • Hasil ini spesifik untuk Amerika Serikat, tetapi dianggap dapat diterapkan juga pada negara industri lainnya.
  • Para penulis menyimpulkan bahwa kerja jarak jauh dapat menjadi bagian dari masa depan yang lebih hijau, tetapi bukan solusi seragam untuk perubahan iklim.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-24
Komentar Hacker News
  • Artikel tentang potensi kerja jarak jauh untuk secara signifikan mengurangi jejak karbon karyawan
  • Beberapa komentator mengusulkan bahwa, dengan mempertimbangkan manfaat lingkungan dan kepuasan karyawan, kerja jarak jauh harus dipandang sebagai langkah positif dalam kemajuan dunia kerja
  • Usulan agar perusahaan dikenai kredit karbon atau pajak terkait kebijakan kembali ke kantor (Return To Office, RTO) untuk mendorong kerja jarak jauh
  • Namun, beberapa komentator berpendapat bahwa judulnya menyesatkan, dan kerja jarak jauh hanya dapat mengurangi jejak karbon jika karyawan mengambil langkah drastis di rumah seperti memasang panel surya
  • Kritik terhadap pengalihan tanggung jawab pengurangan karbon kepada individu, dan sebaliknya seruan agar perusahaan serta pembuat kebijakan dimintai pertanggungjawaban
  • Beberapa komentator menyampaikan pandangan skeptis tentang motif perusahaan yang ingin memanggil karyawan kembali ke kantor, dengan dugaan bahwa hal itu mungkin terkait kontrak dengan pemasok makanan pihak ketiga atau insentif finansial lainnya
  • Tuntutan agar perusahaan dimintai pertanggungjawaban atas emisi gas rumah kaca yang ditimbulkan oleh kebijakan kerja dari kantor
  • Beberapa komentator mengkhawatirkan dampak kerja jarak jauh terhadap pusat kota, dan mengusulkan bahwa tekanan politik dapat memengaruhi keputusan perusahaan untuk kembali ke kantor
  • Penekanan pada pentingnya berkendara sebagai faktor dalam jejak lingkungan, sehingga kerja jarak jauh dipandang sebagai cara penting untuk menguranginya secara signifikan
  • Namun, beberapa komentator menyatakan kekhawatiran tentang dampak kesehatan dari kerja jarak jauh jangka panjang
  • Perdebatan tentang kemungkinan meningkatnya jejak properti karena perlunya ruang kantor khusus di rumah, yang menimbulkan pertanyaan tentang penghematan karbon keseluruhan dari kerja jarak jauh