Episode 'Doctor Who' yang hilang ditemukan, pemiliknya enggan mengembalikannya ke BBC
- Episode hilang dari serial pertama 'Doctor Who' yang ditayangkan pada 1960-an telah ditemukan.
- Salah satu episode yang ditemukan menampilkan Daleks, memberi penonton kesempatan untuk melakukan perjalanan ke masa lalu.
- Meski peringatan 60 tahun 'Doctor Who' sudah di depan mata, para pemilik tidak ingin menyerahkan film langka yang ditemukan itu kepada BBC.
Kolektor Inggris meminta amnesti umum dari BBC
- Kolektor film John Franklin meyakini BBC harus mengumumkan amnesti umum terkait film-film yang hilang.
- Hal ini akan memberi keyakinan kepada para kolektor amatir di Inggris bahwa arsip pribadi mereka tidak akan disita, serta menjamin mereka tidak akan dituntut atas tuduhan menyimpan properti BBC hasil curian.
- Antara 1967 dan 1978, pegawai dan kontraktor yang bekerja di BBC diam-diam menyelamatkan film-film yang dibuang, karena pada saat itu BBC memiliki kebijakan membuang film-film lamanya.
Pentingnya episode yang hilang dan langkah yang dibutuhkan
- Franklin memperingatkan perlunya mengatalogkan dan melestarikan acara TV penting, karena tanpa perhatian, materi-materi ini bisa kembali terbuang saat orang merapikan rumah.
- Banyak acara TV populer telah lenyap, dan petualangan 'Doctor Who' lainnya juga dibuang atau dihapus.
- Dalam beberapa pekan terakhir, salah satu episode awal yang sempat hilang ditemukan kembali dalam kepemilikan pribadi.
Respons BBC dan pewarnaan episode 'Doctor Who'
- BBC menyatakan siap berbicara dengan siapa pun yang memiliki episode yang hilang.
- BBC secara terbuka menyambut masyarakat yang memiliki rekaman arsip hilang untuk menghubungi mereka, dan bersedia bekerja sama memulihkan program yang hilang atau belum ditemukan ke arsip BBC.
- Tujuh episode dari tahun 1963 telah diwarnai ulang dan disunting kembali menjadi 'Doctor Who: The Daleks in Colour' berdurasi 75 menit, yang dijadwalkan tayang di BBC Four pada 23 November.
Opini GN⁺
- Hal terpenting dalam artikel ini adalah ditemukannya episode 'Doctor Who' yang hilang, yang merupakan bagian dari warisan budaya, serta upaya untuk melestarikannya.
- Artikel ini menarik karena menunjukkan bahwa upaya para kolektor untuk menghidupkan kembali sejarah TV masa lalu dan minat baru BBC terhadap pemulihan arsip kembali populer di kalangan generasi muda.
- Penemuan seperti ini memberi kesempatan untuk kembali mengalami drama TV masa lalu di era modern, sekaligus menekankan pentingnya pelestarian dan peningkatan akses terhadap konten TV bersejarah.
1 komentar
Komentar Hacker News
Para penjaga memori budaya seharusnya diberi penghargaan.
Artikel ini menyesatkan. John Franklin menyatakan bahwa dirinya dikutip secara keliru. Kenyataannya, amnesti diberikan saat episode yang hilang diserahkan.
Seperti yang juga disebut orang lain, artikel ini ditulis dengan buruk, dan orang yang diwawancarai mengatakan bahwa dirinya salah dikutip. Jadi isi artikelnya tidak bisa dipercaya.
Ada banyak hal yang tersedia di archive.org.
Saya sama sekali tidak tahu soal topik ini, tetapi sangat menarik.
Artikel ini akan jauh lebih baik jika pertanyaan tentang amnesti diajukan langsung ke BBC dan tanggapannya dimuat dalam artikel.
Solusi termudah adalah para kolektor secara anonim mengirim media fisik ke pihak ketiga di luar negeri, lalu pihak ketiga itu mendigitalkan kasetnya, mengembalikan aslinya kepada kolektor, dan menyerahkan hasilnya ke BBC. Bagian yang sulit adalah membangun jaringan perantara anonim yang tepercaya untuk barang fisik, dan itu bisa menarik perhatian negatif kepada orang-orang yang terlibat.
Dari September 2021 hingga Agustus 2022, "acara lama" ditonton hampir sebanyak Apple TV+.
Saya tidak mengerti kenapa BBC bertindak seaneh ini.