New York mempertimbangkan pelarangan perjanjian kerja noncompete - ketidakpuasan Wall Street meningkat
(fortune.com)Penolakan Wall Street terhadap RUU pelarangan klausul noncompete di New York
- Gubernur New York Kathy Hochul belum menyatakan apakah ia akan menandatangani RUU yang melarang klausul noncompete.
- RUU ini menghadapi penolakan keras dari kelompok bisnis, dan New York Public Policy Institute menjalankan kampanye iklan senilai $1 juta untuk menggagalkan RUU tersebut.
- Sejumlah perusahaan di Wall Street berpendapat bahwa klausul noncompete penting untuk melindungi strategi investasi dan mencegah hengkangnya karyawan bergaji tinggi yang memiliki informasi internal penting.
Meluasnya penggunaan klausul noncompete dan masalahnya
- Sekitar 20% pekerja di Amerika Serikat, hampir 30 juta orang, terikat oleh klausul noncompete.
- Klausul noncompete membuat sebagian pekerja kesulitan pindah kerja ke tempat lain demi upah yang lebih baik, atau terjebak dalam pekerjaan tingkat menengah.
- Untuk mengatasi masalah ini, parlemen negara bagian New York pada Juni lalu meloloskan RUU yang melarang klausul noncompete.
Dampak RUU dan pendapat yang menentang
- Jika Gubernur Hochul menandatangani RUU tersebut, dampaknya hanya akan berlaku pada klausul noncompete yang dibuat setelah undang-undang itu berlaku.
- Kelompok bisnis berargumen bahwa pelarangan klausul noncompete seharusnya tidak berlaku bagi industri dan jenjang jabatan tertentu.
- Pihak yang mendukung RUU ini berpendapat bahwa pelarangan klausul noncompete akan membantu inovasi.
Opini GN⁺
Hal terpenting dalam artikel ini adalah pandangan beragam dari para pemangku kepentingan terhadap RUU yang melarang klausul noncompete di negara bagian New York, serta ketegangan yang ditimbulkannya. RUU ini berpotensi memperluas kebebasan pekerja untuk berpindah kerja dan mendorong inovasi, sehingga bisa menjadi topik yang menarik bagi banyak orang. Perdebatan tentang bagaimana klausul noncompete harus menyeimbangkan antara perlindungan rahasia perusahaan dan pengembangan karier pekerja berkaitan langsung dengan masa depan pasar tenaga kerja, sehingga akan menarik perhatian banyak pihak.
Belum ada komentar.