Faktor kunci kesehatan terungkap dari 'otak kedua' usus
(quantamagazine.org)Faktor kunci kesehatan terungkap dari 'otak kedua' usus
- Di usus terdapat sel glia yang, bersama sel saraf, memainkan peran penting dalam pencernaan dan penyakit.
- Sel glia dulu dianggap sekadar 'lem' yang mengisi ruang di antara neuron, tetapi penelitian terbaru mengungkap beragam peran fisiologisnya.
- Sel glia usus berperan aktif dalam pencernaan, penyerapan nutrisi, aliran darah, dan respons imun, serta terdiri dari berbagai jenis.
Glia melakukan segalanya
- Penelitian tentang sel glia baru belakangan ini menjadi mungkin. Sebelumnya, aktivitas neuron dapat diukur, tetapi glia dianggap sebagai sel yang 'membosankan' secara elektrik.
- Berkat alat penelitian baru, terungkap bahwa sel glia merespons kerusakan atau peradangan pada jaringan usus, menjaga penghalang usus, mengatur kontraksi saluran cerna, dan memainkan peran penting dalam regenerasi jaringan.
- Sel glia berkomunikasi dengan mikroba, neuron, dan sel sistem imun, menjalankan beragam fungsi, serta memiliki kemampuan untuk mengubah tipe sel sesuai perubahan lingkungan.
Keragaman sel glia usus
- Peneliti Marissa Scavuzzo mengembangkan metode penelitian baru untuk mengungkap keragaman sel glia di usus.
- Penelitian Scavuzzo menemukan enam subtipe sel glia usus. Di antaranya, jenis baru sel glia yang dinamai 'sel hub' berperan mendeteksi saat makanan melewati saluran cerna dan mengatur kontraksi jaringan usus.
- Sel glia memengaruhi motilitas usus dan dapat memainkan peran penting dalam pengembangan terapi untuk berbagai penyakit saluran cerna.
Nyeri usus dan glia
- Penyakit usus tidak hanya menyebabkan masalah pencernaan, tetapi juga disertai nyeri. Karena sel glia mengatur aktivitas sel imun, mereka memainkan peran penting pada banyak penyakit usus.
- Gangguan fungsi sel glia memengaruhi timbulnya dan perkembangan penyakit autoimun serta penyakit radang usus.
- Sel glia melepaskan molekul yang memicu nyeri dengan merangsang neuron, dan ini dapat menjadi target terapi untuk meredakan nyeri pada penyakit usus.
Opini GN⁺
Poin terpenting dari artikel ini adalah bahwa sel glia usus memainkan peran yang jauh lebih penting dalam pencernaan dan penyakit daripada yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang kompleksitas sistem pencernaan dan kesehatan tubuh manusia. Para peneliti sedang mengungkap berbagai fungsi sel glia usus dan potensi nilai terapinya, yang membuka kemungkinan hadirnya pengobatan baru bagi orang-orang yang menderita penyakit usus. Temuan ini akan menjadi kabar menarik bukan hanya bagi para peneliti di bidang kedokteran dan ilmu hayati, tetapi juga bagi masyarakat umum yang peduli pada kesehatan.
1 komentar
Komentar Hacker News
Mengajukan keraguan terhadap klaim para pendukung artificial general intelligence (AGI) yang mereduksi otak hanya menjadi komputer dengan input/output
Berbagi pengalaman pribadi bahwa 'otak pertama' bekerja lebih cepat dan efektif saat 'otak kedua' sehat
Menyebut ukuran usus sambil bercanda bahwa dirinya memiliki 'otak-otak lain'
Kekaguman terhadap kemajuan penelitian tentang sel-sel usus dan pentingnya bidang tersebut
Berbagi pengalaman bahwa beralih ke pola makan berbasis daging memperbaiki irritable bowel syndrome (IBS)
Ketertarikan pada mutasi gen LRRK2 dan pembahasan kaitannya dengan penyakit Crohn serta Parkinson
Menyebut kurangnya informasi terkait penelitian bahwa mikroba usus memengaruhi sistem saraf parasimpatis
Memperkenalkan penelitian tentang peran sistem saraf enterik, jaringan neuron pada usus, dan perpindahan makanan
Merekomendasikan dua buku terkait usus
Menyebut bahwa posisi duduk tidak baik untuk pencernaan, dan menyinggung manfaat posisi jongkok atau berlutut