Meta dituduh melakukan sensor global terhadap konten yang mendukung Palestina
- Kelompok hak asasi manusia menuduh Facebook dan Instagram secara konsisten terlibat dalam 'enam pola sensor utama' terhadap konten yang mendukung Palestina.
- Pemantau hak asasi manusia melaporkan bahwa Meta terlibat dalam sensor yang "sistematis dan berskala global" terhadap konten pro-Palestina setelah pecahnya perang Israel-Gaza.
- Laporan tersebut menunjukkan bahwa Meta memperlihatkan pola penyensoran yang tidak adil terhadap konten pro-Palestina, termasuk penghapusan postingan, story, dan komentar, penonaktifan akun, pembatasan interaksi dengan postingan pengguna lain, serta 'shadow banning'.
Tanggapan Meta
- Meta mengakui adanya kesalahan, tetapi membantah bahwa mereka secara sengaja dan sistematis menekan suara tertentu adalah klaim yang salah.
- Meta menyatakan bahwa mereka adalah satu-satunya perusahaan yang secara terbuka mengumumkan uji tuntas hak asasi manusia terkait isu yang berhubungan dengan Israel dan Palestina.
- Meta menekankan bahwa kebijakan mereka dirancang untuk memberi semua orang ruang bersuara sekaligus menjaga platform tetap aman.
Masalah bias teknis
- Pengguna produk Meta mengklaim telah mendokumentasikan bias teknis yang menguntungkan konten pro-Israel dan merugikan postingan pro-Palestina.
- Perangkat lunak terjemahan Instagram salah menerjemahkan frasa Arab yang mengikuti kata "Palestina" ke dalam bahasa Inggris sebagai "teroris Palestina".
- AI WhatsApp membuat karakter kartun bersenjata saat menghasilkan gambar anak laki-laki dan perempuan Palestina, tetapi gambar anak-anak Israel tidak menyertakan senjata.
Opini GN⁺
- Laporan ini memunculkan diskusi penting tentang kebebasan berekspresi dan sensor di platform media sosial. Ini menunjukkan betapa rumitnya mencari keseimbangan antara hak pengguna untuk bebas membagikan suara mereka dan tanggung jawab platform dalam memoderasi konten.
- Masalah bias teknis memberikan contoh bagaimana kecerdasan buatan dan sistem otomatis dapat salah menafsirkan konteks sosial dan budaya. Ini menekankan pentingnya pengawasan manusia dan peninjauan berkelanjutan dalam pengembangan teknologi.
- Artikel ini memberikan contoh menarik tentang bagaimana perusahaan dengan pengaruh global dapat terlibat dalam konflik internasional, serta bagaimana kebijakan dan tindakan mereka memengaruhi pengguna di seluruh dunia.
Belum ada komentar.