4 poin oleh GN⁺ 2024-06-21 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Suntikan eksperimental setiap 6 bulan dari Gilead Sciences berhasil mencegah infeksi HIV 100% dalam uji klinis pada perempuan dan remaja putri di Afrika
  • HIV menyebabkan sekitar 1,3 juta kasus infeksi baru setiap tahun di seluruh dunia
  • Pengobatan saat ini efektif, tetapi kebutuhan akan metode pencegahan yang lebih baik semakin terasa. Pengembangan vaksin masih belum berhasil
  • Gilead mengembangkan suntikan baru kerja panjang bernama lenacapavir
    • Disuntikkan dua kali setahun, sehingga lebih praktis dibanding obat harian yang diminum atau suntikan setiap 2 bulan
    • Dapat diberikan saat pemeriksaan rutin, sehingga meningkatkan aksesibilitas
  • Rincian uji klinis:
    • Peserta: sekitar 5.300 perempuan dan remaja putri usia 16–25 tahun di Afrika Selatan dan Uganda
    • Metode: membandingkan kelompok penerima lenacapavir dengan kelompok penerima obat harian yang sudah ada (Truvada atau Descovy)
    • Hasil: tidak ada satu pun kasus infeksi HIV pada kelompok penerima lenacapavir
    • Terbukti lebih unggul daripada obat pencegahan yang ada, Truvada (diminum sekali sehari)
  • Uji klinis tambahan sedang berlangsung:
    • Peserta: pria gay, perempuan transgender, dan pria transgender (termasuk di AS)
    • Perkiraan waktu pengumuman hasil: akhir 2024
  • Lenacapavir (nama dagang Sunlenca) telah disetujui sebagai terapi HIV bagi pasien yang resistan terhadap obat lain
  • Setelah memperoleh hasil uji klinis tambahan, Gilead berencana mengajukan persetujuan regulatori untuk lenacapavir sebagai pencegahan di AS dan negara lain

Implikasi

  • Menawarkan opsi baru yang terobosan untuk pencegahan HIV
  • Kemudahan pemberian diharapkan meningkatkan akses terhadap pencegahan HIV
  • Saham Gilead naik: sempat melonjak hingga 5,8% di bursa New York (kenaikan terbesar sejak Agustus)

1 komentar

 
GN⁺ 2024-06-21
Pendapat Hacker News
  • Obat PrEP (profilaksis pra-pajanan) suntik baru telah diperkenalkan, mengubah pendekatan dari minum obat setiap hari menjadi suntikan sekali setiap dua bulan. Ini membuatnya lebih mudah diakses bagi banyak orang.
  • Di masyarakat modern, ada ironi bahwa kita menyaksikan kemajuan sains yang menakjubkan, namun anti-intelektualisme justru merajalela.
  • Seorang teman meninggal beberapa tahun lalu karena komplikasi terkait AIDS. Semoga obat baru ini bisa menyelamatkan banyak orang.
  • PrEP suntik baru ini memiliki tujuan yang sama dengan PrEP yang sudah ada dan telah digunakan selama beberapa tahun. Hanya saja, durasi kerjanya lebih lama.
  • Video komedi Bill Hicks dari tahun 1989 relevan dengan hal ini.
  • Ada pandangan optimistis bahwa jika laju ini terus berlanjut, HIV bisa diberantas dalam satu generasi.
  • Obat ini bukan vaksin, melainkan obat antivirus kerja-panjang. Sudah lama diketahui bahwa obat antivirus dapat secara efektif mencegah infeksi HIV.
  • SARS-CoV-2 (koronavirus) memiliki tingkat mutasi yang lebih tinggi dan lebih tidak stabil dibandingkan HIV. Menuntaskan COVID-19 sepenuhnya adalah hal yang diperlukan.
  • Menurut siaran pers Gilead, obat PrEP baru lenacapavir diberikan melalui suntikan sekali setiap 6 bulan dan lebih efektif daripada obat yang diminum setiap hari. Dalam hasil penelitian, tidak ada satu pun kasus infeksi HIV pada kelompok lenacapavir.