1 poin oleh GN⁺ 2024-06-23 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Barcelona akan menghapus semua apartemen wisata pada 2028

Ringkasan poin utama

  • Pencabutan izin apartemen wisata

    • Dewan Kota Barcelona berencana mencabut semua izin apartemen wisata di dalam kota pada 2028.
    • Sebanyak 10.101 izin apartemen wisata akan berakhir secara otomatis pada November 2028.
  • Masalah kenaikan harga rumah

    • Kenaikan harga rumah di Barcelona membuat banyak anak muda terpaksa meninggalkan kota.
    • Dalam 10 tahun terakhir, harga sewa dan harga jual masing-masing naik 70% dan 40%.
  • Alokasi perumahan sosial

    • Berdasarkan undang-undang baru, pengembang harus mengalokasikan setidaknya 30% dari rumah yang baru dibangun untuk perumahan sosial.
  • Respons warga setempat

    • Banyak warga setempat mengeluhkan peningkatan jumlah wisatawan dan kenaikan harga rumah.
    • Warga menginginkan kualitas hidup yang lebih baik, upah yang layak, dan kota yang nyaman untuk ditinggali.

Opini GN⁺

  • Stabilisasi pasar perumahan

    • Pencabutan izin apartemen wisata dan alokasi perumahan sosial dapat membantu menstabilkan pasar perumahan.
    • Namun, dalam jangka pendek langkah ini mungkin sulit menyelesaikan masalah kekurangan pasokan rumah.
  • Dampak pada industri pariwisata

    • Penghapusan apartemen wisata dapat menjadi pukulan besar bagi platform seperti Airbnb.
    • Ini dapat memengaruhi industri pariwisata secara keseluruhan dan memerlukan peninjauan ulang strategi menarik wisatawan.
  • Penolakan sosial

    • Sebagian warga mungkin menganggap langkah-langkah ini belum cukup.
    • Transparansi dalam pelaksanaan kebijakan dan partisipasi warga sangat penting.
  • Contoh dari kota lain

    • Kota-kota lain juga mengalami masalah serupa, dan kasus Barcelona dapat menjadi referensi yang baik.
    • Misalnya, Berlin dan Amsterdam juga memperketat regulasi apartemen wisata.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-06-23
Opini Hacker News
  • Ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan pasokan perumahan: Pasokan perumahan di Barcelona kurang dibanding laju pertumbuhan penduduk. Airbnb dan rumah yang dibangun selama 10 tahun terakhir tidak mampu mengimbangi pertumbuhan penduduk.
  • Keraguan terhadap efektivitas kebijakan: Perubahan ini tampaknya tidak akan menghasilkan dampak yang diinginkan. Setelah regulasi sewa jangka pendek di New York, harga sewa juga tidak turun.
  • Perlunya peningkatan pasokan perumahan: Solusinya dianggap menambah pasokan perumahan, bukan menekan permintaan.
  • Latar belakang pasar dan politik: Wali kota Barcelona memiliki hubungan dekat dengan industri hotel, dan kemungkinan besar akan kehilangan kekuasaan dalam 3 tahun. Ini bisa jadi langkah untuk keuntungan politik jangka pendek.
  • Masalah kekurangan pasokan perumahan: Orang-orang cenderung mencari cara lain alih-alih membangun cukup banyak rumah agar semua orang bisa puas.
  • Kerja jarak jauh dan harga rumah: Orang-orang dari negara-negara "dingin" di Eropa dengan daya beli tinggi ingin pindah ke Barcelona setelah kerja jarak jauh menjadi memungkinkan. Ini, bersama apartemen wisata, memengaruhi harga rumah.
  • Masalah ekonomi di kota wisata: Pariwisata terlalu menguntungkan sehingga mendorong keluar warga biasa dan menjauhkan ekonomi dari aktivitas produksi lain. Ini mirip dengan kutukan sumber daya.
  • Kelebihan Airbnb: Ada preferensi untuk menginap di apartemen biasa yang memberi nuansa lokal melalui Airbnb. Hotel dianggap terlalu impersonal.
  • Regulasi sewa jangka pendek dan pajak: Mengenakan pajak pada sewa jangka pendek untuk membangun perumahan terjangkau dianggap sebagai ide yang bagus.
  • Solusi kebijakan jangka pendek: Kebijakan ini adalah solusi otoriter jangka pendek yang tidak banyak membantu banyak orang, dan bisa memicu langkah yang lebih otoriter di masa depan. Yang dibutuhkan adalah peningkatan kepadatan dan skala seperti di Asia.
  • Lingkungan hunian di kota tua: Apartemen di kota tua sulit ditinggali dalam jangka panjang karena kebisingan, kotoran, orang mabuk, pecandu narkoba, pelacur, dan sebagainya.