Hasil investigasi NASA: buruknya manajemen Boeing menunda kembalinya AS ke Bulan
-
Buruknya manajemen Boeing dan kurangnya pengalaman
- Menurut laporan audit NASA, buruknya manajemen Boeing dan kurangnya pengalaman telah menyebabkan keterlambatan serius dan kenaikan biaya pada proyek NASA untuk kembali ke Bulan.
- Sistem kontrol kualitas Boeing tidak sesuai dengan standar NASA maupun standar internasional.
- Tenaga kerja Boeing yang belum berpengalaman dan pelatihan yang tidak memadai disebut sebagai penyebab utama masalah.
-
Pembengkakan anggaran dan keterlambatan jadwal
- Anggaran EUS (Exploration Upper Stage) diperkirakan meningkat dari semula 962 juta dolar menjadi 2 miliar dolar.
- Peluncuran misi Artemis IV dijadwalkan pada 2028, tetapi masih ada kemungkinan penundaan tambahan.
- NASA memperingatkan bahwa tanpa pendanaan tambahan, jadwal akan terus mundur.
-
Masalah kontrol kualitas
- Sistem kontrol kualitas Boeing tidak memenuhi standar NASA maupun standar internasional.
- Dari September 2021 hingga September 2023, Boeing menerima 71 permintaan tindakan korektif (CAR).
- Pekerjaan pengelasan yang belum matang menyebabkan penyelesaian EUS tertunda 7 bulan.
-
Respons NASA dan Boeing
- NASA direkomendasikan untuk bekerja sama dengan Boeing dalam mengembangkan sistem kontrol kualitas yang lebih kuat.
- NASA lebih memilih memberi penghargaan atas kinerja yang baik daripada menjatuhkan sanksi finansial kepada Boeing.
- Boeing berencana memperbaiki masalah kontrol kualitas di bawah kepemimpinan CEO baru, Kelly Ortberg.
Ringkasan GN⁺
- Artikel ini membahas dampak buruknya manajemen Boeing dan kurangnya pengalaman terhadap proyek NASA untuk kembali ke Bulan.
- Masalah kontrol kualitas Boeing dan tenaga kerja yang belum berpengalaman menyebabkan proyek tertunda dan biaya meningkat.
- NASA berupaya menyelesaikan masalah ini bersama Boeing, tetapi lebih memilih skema penghargaan daripada sanksi finansial.
- Artikel ini menekankan pentingnya manajemen proyek dalam eksplorasi antariksa, dan proyek lain dengan fungsi serupa adalah Starship milik SpaceX.
1 komentar
Opini Hacker News
MBA dan pakar keuangan telah menghancurkan industri Barat, kelas menengah, sistem kesehatan, pendidikan, kepemimpinan ekonomi, dan mobilitas sosial
Saat mengunjungi Michoud pada 2023, pengelasan untuk SLS Core Stage 3 tidak memenuhi standar NASA
Boeing mendapat dukungan pemerintah, tetapi karena masalah struktural tidak mampu menjalankan rencana secara efektif
Hukum besi birokrasi Pournelle kembali memakan korban lain
Sulit membayangkan ada yang sungguh-sungguh percaya bahwa AS akan mendaratkan manusia di Bulan pada 2025
Kerusakan yang ditimbulkan Boeing sudah terjadi, dan ke depan perlu ada pertanggungjawaban bagi para eksekutif yang menghancurkan perusahaan
EVMS milik Boeing Defense yang digunakan NASA untuk mengukur biaya kontrak dan progres jadwal belum disetujui Departemen Pertahanan sejak 2020
Program SLS terlalu dibirokratisasi, dan itulah alasan SpaceX bisa 3 kali lebih baik dalam kinerja maupun biaya
SpaceX memiliki semua kemampuan, sumber daya, dan teknologi
Tautan laporan OIG disediakan
Bagi yang mencari laporan resmi Office of the Inspector General