- FTC mengeklaim tahun lalu bahwa Amazon.com, yang memiliki lebih dari 1 miliar produk, menggunakan algoritme untuk menaikkan harga yang dibayar rumah tangga di AS lebih dari US$1 miliar
- Amazon mengungkapkan dalam dokumen pengadilan bahwa mereka telah menghentikan penggunaan program tersebut pada 2019
- FTC menuduh Amazon mempertahankan dominasinya di superstore online dan marketplace dengan menggunakan taktik antipersaingan
- Pada Desember, Amazon meminta Hakim Chun untuk membatalkan perkara tersebut dengan alasan FTC tidak menunjukkan bukti kerugian konsumen
- Dalam putusannya, Hakim Chun mengatakan bahwa pada tahap awal perkara ini, klaim Amazon bahwa tindakannya menguntungkan persaingan tidak dapat dipertimbangkan
Opini GN⁺
- Isu penyalahgunaan dominasi pasar oleh platform e-commerce besar seperti Amazon merupakan persoalan yang mendapat perhatian di seluruh dunia
- Manipulasi harga melalui algoritme berdampak langsung pada kerugian konsumen, sehingga tampaknya diperlukan penyelidikan dan sanksi tegas dari otoritas persaingan usaha
- Namun, karena banyak konsumen menggunakan Amazon berkat kenyamanan dan efisiensinya, ada pula kekhawatiran bahwa pengetatan regulasi dapat menurunkan kualitas layanan
- Di dalam negeri juga terus ada kontroversi terkait praktik tidak adil oleh operator platform besar seperti Naver dan Coupang, sehingga hasil putusan dalam kasus ini patut dicermati
- Untuk perkembangan yang sehat di pasar e-commerce, tampaknya dibutuhkan upaya perbaikan mandiri dari operator platform sekaligus penyusunan regulasi yang rasional di tingkat pemerintah
1 komentar
Komentar Hacker News