1 poin oleh GN⁺ 2024-12-03 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Pendahuluan

    • Para ilmuwan telah menemukan bukti kuat bahwa mikroba dapat hadir di otak vertebrata yang sehat.
    • Dalam penelitian terbaru, komunitas mikroba ditemukan di otak ikan, khususnya salmon dan trout.
    • Temuan ini memunculkan kemungkinan adanya mikroba juga di otak manusia.
  • Mencari mikroba

    • Para peneliti mengekstraksi DNA dari bulbus olfaktorius ikan untuk mengidentifikasi spesies mikroba.
    • Eksperimen diulang beberapa kali karena kemungkinan kontaminasi, dan mengonfirmasi keberadaan mikroba di otak ikan.
    • Mikroba ditemukan tidak hanya di bulbus olfaktorius, tetapi juga di bagian lain otak.
  • Menyusup ke benteng

    • Otak dilindungi oleh sawar darah-otak, tetapi beberapa mikroba dapat melewati penghalang ini.
    • Para peneliti menyelidiki bagaimana mikroba masuk ke otak, dan beberapa mikroba memiliki karakteristik yang memungkinkan mereka menembus penghalang tersebut.
  • Benar-benar kedap?

    • Kemungkinan adanya mikroba di otak manusia masih menjadi perdebatan.
    • Eksperimen pada ikan memunculkan kemungkinan adanya mikroba otak pada manusia, tetapi hal itu sulit dipastikan pada orang yang sehat.
    • Para peneliti sedang menelusuri keberadaan mikroba otak manusia melalui eksperimen tambahan pada tikus.
  • Kesimpulan

    • Jika mikroba ada di otak ikan, ada kemungkinan mereka juga ada di otak manusia.
    • Mikroba dapat memengaruhi metabolisme dan sistem imun otak.
    • Para peneliti tetap membuka kemungkinan bahwa mikroba dapat hadir juga di otak manusia yang sehat.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-12-03
Komentar Hacker News
  • Matthew Olm awalnya skeptis terhadap penelitian yang menyatakan mikroba dapat ada di otak manusia, tetapi menilai penelitian baru ini meyakinkan. Ia mengatakan ada bukti spesifik tentang keberadaan mikroba di otak vertebrata

  • Secara umum, jika mempertimbangkan pengetahuan tentang mikrobiologi, klaim bahwa sawar darah-otak dapat memblokir 100% semua bakteri justru bisa jadi merupakan klaim yang lebih radikal

  • Beberapa tahun lalu, sebuah tim melakukan penelitian besar menggunakan mikroskop elektron untuk mencari mikroba dalam jaringan otak, tetapi tidak menemukan bukti

  • Jika tertarik dengan penelitian ini, dataset-nya dapat diakses gratis di BossDB

  • Dua bulan lalu, topik serupa pernah dibahas, dan ada pendapat bahwa otak serta cairan serebrospinal itu "sepenuhnya bersih" dari ada atau tidaknya mikroba

  • Pada 2023, ditemukan Subarachnoid Lymphatic-like Membrane (SLYM), yaitu selaput tipis yang menutupi otak, yang berfungsi sebagai penghalang pelindung yang memisahkan cairan serebrospinal yang bersih dari yang terkontaminasi

  • Virus dan jamur dapat ada di semua bagian tubuh kita, dan bakteri juga mungkin ada dalam konsentrasi rendah

  • Untuk manusia, menarik untuk bertanya-tanya bagaimana antibiotik dapat memengaruhi perilaku

  • Tidak yakin apakah artikel ini memberikan informasi yang cukup pasti

  • Beberapa infeksi amuba dan jamur dapat menembus sawar darah-otak lalu menetap di otak

  • Jika ini juga berlaku pada manusia, menarik untuk mengetahui apa dampaknya

  • Ingat pernah membaca sesuatu yang terkait ini 1~2 tahun lalu, tetapi tidak ingat detailnya. Penasaran apakah saat itu sudah ada bukti sementara