2 poin oleh GN⁺ 2025-01-20 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Dampak kapitalisme pengawasan dan DRM

    • Dari tahun 1980-an hingga awal 2000-an, ada perasaan bahwa teknologi membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik
    • Namun, pengawasan internet, polarisasi algoritmik di media sosial, app store yang predatoris, dan model bisnis yang ekstraktif mengikis kebebasan yang dijanjikan komputer pribadi
    • Komputer pribadi adalah gagasan radikal tentang komputer yang dimiliki dan sepenuhnya dapat dikendalikan oleh individu
  • Akhir era komputer pribadi

    • Munculnya mikroprosesor pada awal 1970-an membuat kepemilikan komputer oleh individu menjadi mungkin secara ekonomis dan praktis
    • Gerakan komputer pribadi berarti kebebasan untuk mengeksplorasi ide-ide baru, mengendalikan hasil karya, dan membuat kesalahan tanpa dihukum
    • Namun, dalam 10 tahun terakhir, internet dan DRM telah menyerahkan kendali tersebut ke tangan perusahaan-perusahaan besar
  • Masalah dalam industri teknologi

    • Ini bukan berarti industri teknologi itu jahat
    • Kekuatan pasar dan beberapa hukum mendorongnya ke arah yang keliru
    • Kritikus teknologi Ed Zitron menyebut ini sebagai "ekonomi pembusukan", dan menunjukkan bahwa perusahaan terobsesi pada pertumbuhan berkelanjutan alih-alih produk yang berguna
  • Belajar dari masa lalu

    • Teknologi di masa lalu berinteraksi dengan pengguna dengan cara yang lebih sehat
    • Sebagai contoh, Apple II menjanjikan produktivitas, pendidikan, dan hiburan, serta memungkinkan pengguna memprogram dan memperbaikinya sendiri
    • Pada Windows PC abad ke-20, setelah membeli perangkat lunak, pengguna dapat memakainya tanpa batas waktu
  • Masalah model ekstraktif

    • Model bisnis ekstraktif melanggar privasi dan kebebasan pribadi
    • Ada upaya untuk mengurung konsumen di dalam ekosistem melalui DRM
    • Ada risiko bahwa kebisingan yang dihasilkan AI dapat mencemari catatan sejarah
  • Cara merebut kembali kendali

    • Ini bukan ajakan untuk kembali ke masa lalu, melainkan untuk belajar dari sejarah dan mengintegrasikan praktik bisnis yang adil
    • Kita dapat mengambil langkah jangka pendek seperti mendukung perangkat lunak open source dan menyimpan data secara lokal
    • Dalam jangka panjang, diperlukan undang-undang privasi yang komprehensif dan reformasi DRM
  • Kesimpulan

    • Monopoli teknologi dan pengaruh perusahaan Big Tech harus dibatasi
    • Kebebasan digital setara dengan kebebasan hukum dan kebebasan pribadi yang nyata, dan kita harus bisa mengendalikan nasib kita sendiri
    • Komputer pribadi akan bangkit kembali, dan kesempatan untuk merebut kembali kendali atas kehidupan digital kita akan datang

1 komentar

 
GN⁺ 2025-01-20
Opini Hacker News
  • Ada hasrat untuk membangun web baru yang mengejar kebebasan web personal. Dunia teknologi saat ini belum mampu mewujudkan perubahan ini karena kurangnya imajinasi. Secara pribadi, saya sedang berupaya mendirikan perusahaan untuk menutup kesenjangan ini.

  • Skala pasar teknologi telah tumbuh hingga tak bisa dibandingkan dengan masa lalu. Perusahaan teknologi awal tumbuh sangat cepat, dan kini perusahaan seperti FAANG mengejar pertumbuhan berkelanjutan. Iklan tampak seperti gratis, tetapi sebenarnya yang dijual adalah perhatian kita. Pergeseran menuju konsumerisme menjadi tak terhindarkan.

  • Ada harapan besar terhadap Genode/Sculpt. Ini adalah sistem kecil yang dirancang dengan berpusat pada pengguna, sehingga memungkinkan eksperimen dengan ide-ide menarik. Berbeda dari OS komputasi retro masa lalu, ini memberi kesan seperti mengintip masa depan.

  • NES mengendalikan penerbitan game melalui DRM perangkat keras, dan ini mirip dengan Apple saat ini. Bahkan ada upaya untuk memblokir Game Genie.

  • Saya tidak setuju dengan sebagian pendapat Ed Zitron, tetapi kutipan "ekonomi kita bukan dibangun untuk penggunaan, melainkan untuk meningkatkan tingkat penggunaan" sangat membekas.

  • Ada pendapat bahwa komputasi sudah menjadi personal. Kontainerisasi, miniaturisasi PC, dan turunnya biaya teknologi membuat siapa pun bisa menjalankan intranet pribadi atau homelab.

  • Ada perasaan bahwa hambatan hukum dan praktik anti-persaingan dari perusahaan menghambat inovasi, melemahkan lingkungan kompetitif, dan memperburuk masalah limbah elektronik. Misalnya, Mac seri M dari Apple memiliki perangkat keras yang luar biasa, tetapi macOS membatasi potensinya. Keberhasilan Asahi Linux menunjukkan adanya permintaan untuk hal ini.

  • Hak untuk memperbaiki perangkat lunak pada praktiknya nyaris ilegal. Mendekompilasi dan memodifikasi perangkat lunak bisa menimbulkan masalah hukum. Ada harapan agar pemerintah memaksa perusahaan menyediakan dokumentasi yang memadai untuk perbaikan dan peningkatan perangkat keras maupun perangkat lunak.

  • Teknologi terdesentralisasi adalah cara untuk melawan monopoli teknologi. Protokol terbuka menciptakan sistem yang bisa berkembang bebas tanpa penjaga gerbang terpusat. Legislasi dan budaya juga dapat membantu.

  • Penulis berpendapat bahwa pengawasan internet, polarisasi algoritmis media sosial, app store yang predatoris, dan model bisnis yang eksploitatif telah mengikis kebebasan komputer pribadi. Namun, PC tetap merupakan kekuatan kebebasan, dan hilangnya privasi masih diimbangi oleh manfaat berkomunikasi dengan seluruh dunia.

  • Ada pandangan bahwa kembali ke masa lalu adalah ide yang baik. Saya ingin bereksperimen dengan memasang emulator mesin berbasis 6502 pada Raspberry Pi Pico. Namun, karena komputer vintage memerlukan lebih banyak fokus dan riset, saya ragu apakah itu cocok untuk eksperimen bersama anak saya. Emulator DOS mungkin menawarkan alat dan game yang lebih baik.