1 poin oleh GN⁺ 2025-01-22 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Elon Musk dan gestur kontroversial di pelantikan Trump

  • Ada laporan bahwa Elon Musk melakukan gestur kontroversial di pelantikan Trump. Musk melakukan gestur itu dua kali di parade Trump di Washington DC, dan adegannya disiarkan secara langsung.
  • Ia berdiri di Capital One Arena di hadapan 20.000 pendukung Trump, lalu melakukan gestur tersebut setelah menyampaikan terima kasih kepada para pendukung.
  • Para pengguna media sosial mengaku terkejut dengan gestur itu, dan sebagian menafsirkannya sebagai salam Nazi.
  • Anti-Defamation League (ADL) menjelaskan bahwa gestur Musk bukan salam Nazi, melainkan gestur canggung, serta menyerukan agar semua orang saling menunjukkan toleransi.
  • Musk menanggapi hal itu dengan tweet bertuliskan "Terima kasih" disertai emoji tertawa.

Reaksi sosial

  • Aktivis dan akademisi Israel, Shai Davidai, menulis di Instagram bahwa "salam Nazi tidak akan pernah bisa diterima".
  • Kelompok neo-Nazi daring merayakan gestur tersebut, dan sebagian mengatakan bahwa meskipun itu hanya kebetulan, mereka tetap akan menikmatinya.
  • Di sisi lain, beberapa pihak mengklaim bahwa Musk hanya membuat gestur "hatiku untukmu", dan menjelaskan bahwa sindrom Asperger yang ia miliki bisa menjadi penyebab gestur canggung itu.

Perjalanan luar angkasa ke Mars

  • Musk, pemilik Tesla dan SpaceX, tampak bersemangat atas penyebutan Mars dalam pidato pelantikan Trump. Sebelumnya ia pernah mendesak NASA untuk meninggalkan rencana kembali ke Bulan dan langsung menuju Mars.
  • Presiden Trump mengumumkan bahwa Amerika akan menancapkan bendera nasionalnya di Mars, dan Musk berkata, "Mari bawa DOGE ke Mars!", sambil menekankan betapa menginspirasinya bila astronaut Amerika menancapkan bendera di planet lain.
  • Terkait hal ini, ada laporan bahwa panel penasihat pemerintah Trump yang dipimpin Musk akan segera digugat.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.