2 poin oleh GN⁺ 2025-02-04 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Penggunaan sistem AI yang diklasifikasikan sebagai “risiko yang tidak dapat diterima (unacceptable risk)” di UE kini dilarang sepenuhnya
  • 2 Februari adalah tenggat kepatuhan pertama untuk EU AI Act, dan aturan ini berlaku untuk semua teknologi AI yang disediakan atau digunakan di dalam wilayah UE
  • Pelanggaran dapat dikenai denda sebesar 7% dari pendapatan tahunan atau maksimal 35 juta euro (sekitar 36 juta dolar AS), mana yang lebih besar

Gambaran umum EU AI Act

  • Regulasi membagi risiko AI ke dalam 4 tingkat
    • Risiko minimal: misalnya filter spam
    • Risiko terbatas: misalnya chatbot layanan pelanggan
    • Risiko tinggi: misalnya sistem pendukung keputusan medis
    • Risiko yang tidak dapat diterima: AI yang berisiko menimbulkan kerugian fisik, mental, atau diskriminasi terhadap manusia
  • AI yang ditetapkan sebagai berisiko tidak dapat diterima menjadi objek larangan penggunaan total
  • Contoh yang mewakili
    • Skor sosial: AI yang membuat profil risiko berdasarkan perilaku individu
    • Manipulasi bawah sadar: AI yang secara diam-diam atau menipu memanipulasi keputusan orang
    • Eksploitasi kelompok rentan: AI yang menyalahgunakan usia, disabilitas, status ekonomi, dan sebagainya
    • Prediksi kriminal berbasis penampilan: AI yang memprediksi kemungkinan tindak kriminal berdasarkan penampilan seseorang
    • Analisis karakteristik berbasis biometrik: AI yang menyimpulkan karakteristik pribadi seperti orientasi seksual
    • Pengumpulan data biometrik real-time di ruang publik: AI untuk pengumpulan data biometrik secara real-time demi tujuan penegakan hukum
    • AI inferensi emosi: AI yang menganalisis emosi orang di tempat kerja atau sekolah
    • Pembangunan basis data pengenalan wajah: AI yang mengumpulkan gambar dari internet atau kamera keamanan untuk membuat atau memperluas basis data pengenalan wajah

Janji pra-komitmen

  • Sebelum tenggat 2 Februari, sekitar 100 perusahaan pada sekitar September 2024 menandatangani ‘EU AI Pact’ dan berjanji untuk secara sukarela mematuhi norma sebelum AI Act diberlakukan penuh
  • Amazon, Google, OpenAI ikut serta, tetapi Meta, Apple, Mistral, dan lainnya tidak menandatanganinya
  • Bahkan bagi perusahaan yang tidak ikut Pact, penggunaan AI berisiko tidak sesuai tetap pada prinsipnya dilarang

Klausul pengecualian yang berpotensi berlaku

  • Ada pengecualian terbatas yang memungkinkan aparat penegak hukum menggunakan informasi biometrik dalam situasi tertentu (misalnya pencarian korban penculikan, ancaman mendesak)
    • Bahkan dalam kasus ini, aturan menetapkan bahwa keputusan yang merugikan seseorang tidak boleh diambil hanya berdasarkan hasil dari satu sistem AI
  • AI pendeteksi emosi di sekolah atau tempat kerja juga dapat diizinkan secara terbatas jika ada alasan yang sah seperti tujuan medis atau keselamatan
  • Pedoman tambahan dijadwalkan terbit pada awal 2025, tetapi rincian konkretnya belum diungkap

Tantangan ke depan

  • Penerapan sanksi nyata dan pelaksanaan penuh diperkirakan dimulai setelah Agustus
    • Pada saat itu, “competent authorities” di tiap negara akan ditetapkan, dan denda serta tindakan penegakan diperkirakan mulai berlaku efektif
  • Ada kemungkinan tumpang tindih dengan regulasi lain (GDPR, NIS2, DORA, dll.), yang dapat menimbulkan kebingungan bagi perusahaan
    • Perlu perhatian agar kewajiban pelaporan atau cara pengelolaan data yang dituntut berbagai regulasi secara bersamaan tidak saling bertentangan
  • Perusahaan perlu melakukan persiapan secara sistematis dengan merujuk pada standar, pedoman, dan kode etik yang akan diumumkan ke depan

2 komentar

 
joon14 2025-02-05

Sepertinya belakangan saya cukup sering melihat tulisan bahwa regulasi menghambat pertumbuhan UE, dan sekali lagi rasanya belum terlihat hasil yang jelas, tetapi regulasinya sudah muncul lebih dulu.

 
unsure4000 2025-02-04

Mungkin sampai tingkat ini memang pantas dibatasi oleh hukum.
Menurut saya, ini cukup kontras dengan berita ini.
Akhir-akhir ini rasanya makin banyak hal yang perlu dipikirkan.