1 poin oleh GN⁺ 2025-09-14 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Penelitian terbaru menunjukkan bahwa infeksi merupakan faktor pemicu infark miokard
  • Ditemukan biofilm asimtomatik yang dibentuk bakteri selama bertahun-tahun di dalam plak aterosklerotik yang mengandung kolesterol
  • Infeksi virus dan faktor lain dapat mengaktifkan biofilm, sehingga memicu peradangan dan pecahnya plak
  • Tim peneliti mengungkap struktur biofilm melalui gen bakteri mulut dan antibodi khusus
  • Temuan ini membuka kemungkinan pengembangan strategi diagnosis dan pencegahan baru

Keterkaitan baru antara infark miokard dan infeksi

Menurut penelitian yang baru dipublikasikan, infeksi dapat memicu infark miokard
Dengan memanfaatkan teknik analisis canggih, ditemukan bahwa di dalam plak aterosklerotik pada pasien penyakit arteri koroner terdapat biofilm asimtomatik berbentuk gel yang dibentuk oleh bakteri selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun
Bakteri yang berada dalam keadaan dorman dapat menghindari serangan sistem imun dan antibiotik berkat matriks biofilm

Aktivasi biofilm dan pemicu penyakit

Biofilm dapat diaktifkan oleh infeksi virus atau faktor pemicu dari luar
Hal ini menyebabkan bakteri berkembang biak dan memicu respons peradangan
Peradangan dapat merobek lapisan fibrosa plak, membentuk trombus, dan pada akhirnya menyebabkan infark miokard

Bukti peran bakteri

Menurut peneliti utama Profesor Pekka Karhunen, sebelumnya hanya low-density lipoprotein (LDL) yang teroksidasi yang dianggap sebagai penyebab penyakit arteri koroner
Kecurigaan tentang keterlibatan bakteri terus muncul, tetapi bukti yang jelas masih kurang
Dalam penelitian ini, DNA dari beberapa bakteri mulut ditemukan di dalam plak aterosklerotik
Dengan mengembangkan antibodi yang menargetkan bakteri yang ditemukan, struktur biofilm di dalam jaringan arteri dapat dikonfirmasi
Pada pasien infark miokard, terlihat bakteri yang terlepas dari biofilm, dan dipastikan bahwa respons imun terhadapnya memicu pecahnya plak kolesterol

Implikasi klinis dan ringkasan penelitian

Hasil pengamatan ini menunjukkan kemungkinan pengembangan strategi diagnosis dan terapi baru untuk infark miokard
Dari sisi pencegahan, kemungkinan pengembangan vaksin juga semakin terbuka
Penelitian ini melibatkan Tampere University, University of Oulu, Finnish Institute for Health and Welfare, University of Oxford, dan lainnya
Sampel jaringan dikumpulkan dari individu yang meninggal karena kematian jantung akut serta pasien yang menjalani operasi pembersihan arteri karotis/perifer akibat aterosklerosis
Penelitian ini merupakan bagian dari proyek kardiovaskular berbasis UE yang melibatkan 11 negara, dan didukung oleh Finnish Foundation for Cardiovascular Research serta Jane and Aatos Erkko Foundation

Informasi tambahan

  • Judul makalah: Viridans Streptococcal Biofilm Evades Immune Detection and Contributes to Inflammation and Rupture of Atherosclerotic Plaques
  • Jurnal: Journal of the American Heart Association (edisi 6 Agustus 2025)
  • Pihak terkait: Professor Pekka Karhunen, Tampere University, Faculty of Medicine and Health Technology
  • Email: pekka.j.karhunen@tuni.fi
  • Kontak: +358 400 511361

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.