1 poin oleh GN⁺ 2025-11-19 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Mayoritas besar (97%) pengemudi di Inggris merasa lampu depan terlalu terang, dan pernah mengalami silau akibat cahaya kendaraan dari arah berlawanan
  • Pemerintah mengumumkan akan meninjau ulang desain mobil dan lampu depan dengan alasan masalah silau pada pengemudi
  • Hasil survei menunjukkan lampu depan LED dan cahaya putih kemungkinan terkait dengan silau, dan mata manusia khususnya lebih rentan terhadap cahaya putih pada malam hari
  • Sepertiga responden berhenti atau mengurangi mengemudi pada malam hari, sementara 22% ingin menguranginya tetapi tetap harus mengemudi
  • Langkah terkait akan dimasukkan dalam strategi keselamatan jalan pemerintah, dengan penekanan pada perlunya keseimbangan antara keselamatan pengemudi dan kemajuan teknologi

Hasil survei kecerahan lampu depan pada pengemudi Inggris

  • Dalam studi yang dipesan oleh Department for Transport (DfT) Inggris, 97% responden menjawab bahwa mereka terganggu oleh cahaya kendaraan dari arah berlawanan
    • 96% menilai lampu depan pada sebagian atau sebagian besar kendaraan terlalu terang
    • Total 1.850 pengemudi berpartisipasi dalam survei, dengan komposisi usia dan gender yang disesuaikan dengan proporsi populasi pemegang SIM di Inggris
  • Transport Research Laboratory (TRL), yang melakukan penelitian ini, menjelaskan bahwa hasil tersebut merupakan bukti kuat bahwa silau memang menjadi masalah nyata bagi pengemudi di Inggris
  • Pemerintah berencana memasukkan langkah terkait ke dalam Road Safety Strategy baru untuk menangani masalah ini

Keterkaitan lampu depan LED dan silau

  • Menurut data TRL, lampu depan LED dan cahaya putih kemungkinan berkaitan dengan silau
    • Lampu depan LED lebih terang, cahayanya lebih terfokus, dan memiliki porsi blue light yang lebih tinggi sehingga lebih sulit diproses oleh mata manusia pada malam hari
  • Di antara responden survei, 33% menjawab bahwa mereka berhenti atau mengurangi mengemudi pada malam hari, dan 22% mengatakan ingin menguranginya tetapi tetap harus mengemudi

Tanggapan lembaga terkait dan para ahli

  • Rod Dennis, penanggung jawab kebijakan RAC, menilai penelitian ini “secara independen mengonfirmasi bahwa lampu depan yang terang memang menimbulkan masalah silau”
    • Ia mengakui keunggulan lampu depan berperforma tinggi, tetapi menekankan perlunya keseimbangan agar gangguan terhadap pandangan pengemudi lain dapat diminimalkan
    • Ia juga menyebut laporan TRL perlu ditinjau dengan saksama agar menghasilkan perubahan yang menguntungkan semua pengguna jalan
  • Denise Voon, penasihat klinis di The College of Optometrists, mengusulkan agar DfT mengambil langkah yang segera dan dapat dijalankan, serta melakukan penelitian tambahan untuk perubahan regulasi lampu depan

Arah tindak lanjut pemerintah

  • Pemerintah Inggris berencana meninjau ulang secara menyeluruh desain mobil dan lampu depan untuk mengatasi masalah silau pada pengemudi
  • Langkah terkait akan dimasukkan dalam strategi keselamatan jalan yang akan diumumkan kemudian
  • Tidak ada informasi tambahan dalam teks asli

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.