1 poin oleh GN⁺ 2025-11-24 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Karena harga makanan cepat saji melonjak tajam, kunjungan pelanggan berpenghasilan rendah turun dua digit di seluruh industri, termasuk di McDonald’s
  • Sebaliknya, porsi pelanggan berpenghasilan tinggi meningkat dalam kisaran yang hampir sama, memperdalam gejala polarisasi konsumsi
  • McDonald’s menyebut harga menu naik rata-rata 40% dibanding 2019 akibat kenaikan harga daging sapi dan biaya tenaga kerja, sehingga makin sulit mempertahankan menu murah
  • Kenaikan sewa, harga bahan pangan, dan biaya pengasuhan anak membuat ruang belanja kelompok berpenghasilan rendah menyusut tajam, dan sebagian bahkan berhenti makan di luar sama sekali
  • Perubahan ini menjadi contoh "ekonomi berbentuk K" di Amerika Serikat, dengan kesenjangan konsumsi dan tekanan biaya hidup muncul sebagai isu sosial-ekonomi utama

Perubahan pelanggan di industri makanan cepat saji

  • Di seluruh industri makanan cepat saji, tingkat penurunan pelanggan berpenghasilan rendah mencapai dua digit
    • CEO McDonald’s Christopher Kempczinski mengatakan kunjungan dari kelompok berpenghasilan tinggi meningkat hampir dalam besaran yang sama
  • McDonald’s dulu menarik pelanggan berpenghasilan rendah lewat ‘Dollar Menu’, tetapi kini aksesibilitasnya melemah akibat kenaikan harga
    • Pada awal 2000-an, menu 1 dolar meningkatkan penjualan 33% dan mendorong pertumbuhan selama tiga tahun berturut-turut
    • Namun, setelah 2013 skema itu menjadi tidak berkelanjutan karena inflasi dan kenaikan biaya

Kenaikan harga dan memburuknya daya belanja

  • Naiknya harga bahan pangan, pakaian, perumahan, dan biaya pengasuhan anak menekan konsumsi kelompok berpenghasilan rendah
    • Menurut data VantageScore, tingkat tunggakan kredit rumah tangga dengan pendapatan tahunan di bawah 45 ribu dolar melonjak tajam
    • Pada 2023, setengah dari seluruh penyewa (22,6 juta orang) menghabiskan lebih dari 30% pendapatan mereka untuk biaya perumahan
    • Rumah tangga dengan pendapatan tahunan di bawah 30 ribu dolar memiliki sisa pendapatan bulanan 250 dolar, turun 55% dibanding 2001
  • Perawat UCLA, Miriam Gergis, mengatakan “bahkan McDonald’s pun sulit dijangkau,” sambil memberi contoh menghabiskan 20 dolar untuk tiga gelas minuman

Faktor pendorong kenaikan harga

  • Harga rata-rata menu McDonald’s naik 40% antara 2019 hingga 2024
    • Big Mac 4,39 dolar → 5,29 dolar, paket McNuggets 7,19 dolar → 9,19 dolar
  • Penyebab yang disebut antara lain lonjakan harga daging sapi dan kenaikan biaya tenaga kerja
    • Populasi ternak sapi di AS berada di titik terendah dalam 75 tahun, dan kebijakan tarif pemerintahan Trump menekan impor
    • McDonald’s mengajukan gugatan penetapan harga terhadap empat perusahaan pengolah daging (Tyson, JBS, Cargill, dan National Beef), yang berujung pada penyelesaian senilai puluhan juta dolar

Kenaikan upah dan perdebatan kebijakan

  • California memberlakukan undang-undang upah minimum 20 dolar untuk pekerja makanan cepat saji pada 2024
    • Industri menyatakan beban biaya tenaga kerja memicu pemangkasan jam kerja dan penghentian perekrutan
    • Riset UC Berkeley menilai harga menu hanya naik 8 sen tanpa penurunan lapangan kerja
  • Kelompok buruh berpendapat kenaikan upah akan memperluas daya beli dan mendorong aktivitas ekonomi

Polarisasi konsumsi dan respons perusahaan

  • Para ekonom menyebutnya sebagai ‘ekonomi berbentuk K’: kelompok berpenghasilan tinggi meningkatkan konsumsi, sementara kelompok berpenghasilan rendah mengurangi pengeluaran
    • Di hotel, maskapai, dan otomotif juga terlihat penjualan merek premium naik, merek murah turun
  • McDonald’s mencoba menyasar konsumen sensitif harga lewat paket 5 dolar dan menu tambahan 1 dolar
    • Namun pada kuartal II 2025, penjualan toko yang sama di AS turun 3,6%, sebelum naik kembali 2,4% pada kuartal III
  • Sebagian pelanggan masih menggunakan McDonald’s karena kenyamanan dan kedekatan dengan merek
    • Termasuk wawancara konsumen yang menyebut, “meski harga naik, ini tetap tempat makan luar yang paling praktis”

Kesimpulan

  • Hilangnya pelanggan berpenghasilan rendah di McDonald’s dipaparkan sebagai hasil gabungan kenaikan harga, upah, dan biaya perumahan
  • Melemahnya akses terhadap makanan cepat saji menjadi simbol polarisasi konsumsi dan krisis biaya hidup
  • Perusahaan kini mencari titik keseimbangan baru di tengah batas kenaikan harga dan menurunnya kesabaran konsumen

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.