- Dokumen internal mengungkap bahwa Meta menyesuaikan sistem agar iklan penipuan di platformnya lebih sulit ditemukan, alih-alih menghapusnya
- Karena khawatir otoritas regulasi Jepang kemungkinan akan menuntut sistem verifikasi identitas asli pengiklan, Meta menerapkan langkah-langkah untuk menurunkan aksesibilitas bagi regulator dan media
- Langkah ini berhasil melalui pembersihan hasil pencarian (cleanup) dan kemudian dimasukkan ke dalam ‘global playbook’ yang diperluas ke AS, Eropa, India, Australia, Brasil, Thailand, dan lainnya
- Menurut estimasi internal, sekitar 10% pendapatan tahun 2024 berasal dari iklan penipuan dan produk terlarang, dan di Tiongkok angkanya mencapai sekitar 20%
- Transparansi iklan dan strategi penghindaran regulasi oleh platform besar kembali mencuat sebagai persoalan global
Cara Meta menangani iklan penipuan
- Menurut investigasi Reuters, Meta tidak hanya menghapus iklan penipuan, tetapi juga menggunakan cara yang membuatnya lebih sulit ditemukan oleh pemerintah dan media
- Dokumen internal menunjukkan bahwa Meta khawatir otoritas regulasi Jepang dapat menuntut sistem verifikasi pengiklan universal (universal advertiser verification)
- Meta memperkirakan sistem tersebut akan menimbulkan biaya sekitar US$2 miliar dan penurunan pendapatan sebesar 5%
- Karena itu, Meta mengambil langkah untuk menurunkan ‘discoverability’ iklan penipuan
- Sasarannya secara eksplisit mencakup regulator, penyelidik, dan jurnalis
Meluas menjadi ‘global playbook’
- Menurut dokumen internal, setelah pembersihan hasil pencarian (cleanup) terbukti berhasil, Meta memasukkannya ke dalam ‘general global playbook’
- Playbook ini digunakan sebagai panduan perusahaan secara luas untuk merespons pengawasan regulasi (regulatory scrutiny)
- Wilayah penerapannya diperluas ke AS, Eropa, India, Australia, Brasil, dan Thailand
Struktur pendapatan dan porsi iklan penipuan
- Menurut laporan Reuters sebelumnya, Meta secara internal memperkirakan bahwa sekitar 10% pendapatan 2024 akan berasal dari iklan penipuan dan produk terlarang
- Meta kemudian menjelaskan bahwa angka tersebut “terlalu luas cakupannya (overly broad)”
- Di pasar Tiongkok, porsi pendapatan dari iklan penipuan dan iklan terlarang dilaporkan sekitar 20%
Dampak strategi penghindaran regulasi
- Strategi internal Meta digunakan sebagai sarana respons yang sistematis untuk meredakan tekanan regulasi
- Reuters menyebut pendekatan ini berulang kali diterapkan juga di pasar-pasar utama lainnya
- Akibatnya, transparansi iklan global, akuntabilitas platform, dan kredibilitas respons terhadap regulasi muncul sebagai isu utama
1 komentar
Makanya saya tidak suka iklan..