- United Airlines merevisi syarat pengangkutannya sehingga penumpang yang memutar audio·video di dalam kabin tanpa headphone dapat ditolak naik atau diturunkan dari pesawat
- Langkah ini diambil untuk merespons lonjakan terbaru masalah penumpang yang membuat keributan, dengan lebih dari 1.600 insiden ketidaktertiban dilaporkan hanya dalam tahun 2025
- Angka ini masih lebih tinggi dibanding sebelum pandemi, tetapi sudah menurun dari rekor 5.973 kasus pada 2021
- Tidak memakai headphone memang bukan pelanggaran hukum, tetapi tindakan ini kerap dikritik sebagai gangguan kebisingan di ruang publik
- Perubahan ini dinilai sebagai langkah yang melambangkan penguatan etika di dalam kabin dan kepedulian terhadap sesama
1 komentar
Komentar Hacker News
Sulit dipercaya bahwa perilaku seperti ini benar-benar ada
Saat naik pesawat atau kereta di Eropa, saya hampir tidak pernah melihat orang yang tidak punya tenggang rasa terhadap orang lain seperti ini
Biasanya, orang yang memutar musik keras-keras akan langsung ditegur oleh penumpang lain atau petugas
Tentu saja ada pengecualian seperti kelompok remaja pembangkang, tetapi mereka umumnya tidak naik pesawat
Di subway, kereta, supermarket, jalanan, bahkan di kantor pun mereka memutar suaranya keras-keras saat menelepon
Ada juga yang menonton video TikTok lewat speaker. Rasanya seperti empati atau kesadaran diri mereka benar-benar hilang
Memutar musik keras-keras dianggap seperti cara tradisional untuk mengekspresikan penghinaan terhadap masyarakat
Kalau naik bus lima kali, kemungkinan sekali akan bertemu orang seperti ini
Tetapi kalau ditegur, kita bisa saja kena kekerasan, jadi kebanyakan orang hanya menahannya
Orang yang egois, orang yang dibesarkan dalam lingkungan yang secara budaya membolehkan itu, dan orang yang merasa superior saat membuat orang lain tidak nyaman
Di bus biasanya satu atau dua orang, di pesawat jauh lebih sedikit
Kalau pramugari atau pramugara meminta dengan sopan, kebanyakan langsung mematikannya
Sambil menyinggung lagi thread diskusi sebelumnya, ada yang merasa Apple menghapus jack earphone itu level kejahatan
Ada tanggapan bercanda, “Semoga hanya boleh saat sudah di ketinggian jelajah”
Ini tampaknya bukan soal niat jahat, melainkan akibat dari ketidakpedulian yang tidak mempertimbangkan orang lain
Tetapi di ruang tertutup untuk waktu lama seperti pesawat, aturan seperti ini memang perlu
Ada yang merekomendasikan earphone Etymotic, dengan saran bahwa memutar musik pelan bisa membuat kita lupa sedang berada di dalam penerbangan
Tautan produk
AirPods Pro dengan foam tip bisa meredam lebih baik
Namun jeritan nyaring anak-anak tetap tidak bisa diblok sepenuhnya oleh eartip apa pun
Ada yang menilai pembahasan ini bukan tentang headphone yang disediakan maskapai, melainkan tentang tindakan menyebarkan kebisingan ke orang lain
Ini bukan kewajiban memakai headphone, melainkan aturan agar tidak memutar suara lewat speaker
Karena suara pesawat sendiri sudah sangat bising, kalau ditambah musik, lingkungannya jadi jauh lebih mengerikan
Di bus juga sudah dibilang jangan lakukan itu, tetapi tetap saja ada orang seperti itu
Malam hari memang sedikit lebih tenang, tetapi tidak selalu
Meski begitu, di bus kemungkinan penumpang berisik ditindak lebih besar daripada kekhawatiran soal teroris
Kebisingan pesawat saja sudah sulit ditoleransi, jadi tidak masuk akal kalau masih ditambah musik
Karena itu saya selalu membawa IEM atau earphone ANC sebagai perlengkapan wajib
“Bagus,” kata seseorang singkat sebagai tanda setuju
Panggilan speakerphone di tempat umum seperti kafe atau kereta juga harus dilarang
Seperti budaya larangan merokok, rasa malu secara sosial dinilai lebih efektif