- Model bahasa besar dan machine learning sedang membentuk ulang struktur sosial, mengubah seluruh kehidupan manusia sebagaimana mobil pernah mengubah kota
- Disinformasi buatan AI dan konten otomatis sudah meresap jauh ke ranah sehari-hari seperti pencarian, email, dan layanan pelanggan
- Diperlukan penghentian penggunaan alat AI dan pemulihan cara berpikir yang berpusat pada manusia, dengan menulis sendiri dan berpikir dalam bahasa manusia
- Individu dapat memperlambat laju penyebaran teknologi lewat tindakan konkret seperti menolak ketergantungan pada AI, membentuk serikat pekerja, dan menuntut regulasi politik
- Pilihan semacam ini dapat membantu meredakan dampak samping hukum dan sosial serta menjaga kedamaian etis, dan jika penilaian itu keliru, kita bisa memulainya lagi
Pilihan setelah era kecerdasan buatan
- Kemajuan large language model (LLM) dan machine learning (ML) dibandingkan dengan perubahan historis yang dibawa mobil terhadap masyarakat secara luas
- Seperti mobil yang secara mendasar mengubah struktur kota, transportasi, lingkungan, dan relasi sosial, kecerdasan buatan juga dinilai berpotensi membentuk ulang kehidupan manusia dan struktur industri
- Fokusnya bukan pada kecepatan atau kenyamanan teknologi, melainkan pada bagaimana bentuk kota dan kehidupan manusia akan berubah
- Disinformasi berbasis AI dan konten otomatis sudah meresap dalam kehidupan sehari-hari
- Di hasil pencarian, layanan pelanggan, email, dan situs web, informasi tidak akurat atau palsu yang dihasilkan LLM terus menyebar
- Peningkatan konsumsi listrik pusat data menyebabkan kenaikan biaya dan beban lingkungan
- Fenomena mendelegasikan pekerjaan pribadi, seni, hingga hubungan antarmanusia kepada AI juga makin meluas
- Penekanan pada perlunya menghentikan penggunaan alat AI
- Bantuan ML melemahkan kemampuan belajar dan daya pikir teoretis manusia, serta membuat kita kehilangan
metis milik James C. Scott (pengetahuan praktis yang terampil)
- Kita perlu menulis sendiri, menyelesaikan masalah secara langsung, dan menjaga kemampuan berpikir lewat percakapan dengan sesama manusia
- Disarankan untuk meminimalkan konsumsi hasil buatan AI dan mencari serta membaca konten yang dibuat manusia
- Dipaparkan pula tindakan praktis yang dapat diambil individu dan masyarakat
- Mendorong orang untuk menulis dengan bahasanya sendiri dan tidak bergantung pada hasil buatan AI
- Mengusulkan perlawanan terhadap pemaksaan adopsi AI di tempat kerja, pembentukan serikat pekerja, dan tuntutan regulasi politik
- Juga diajukan tindakan konkret seperti memperkuat tanggung jawab emisi karbon dan emisi digital perusahaan AI, menolak keringanan pajak untuk pusat data, dan mempertimbangkan resign karena alasan etis
- Perlawanan semacam ini mungkin tidak sepenuhnya menghentikan perkembangan AI, tetapi dapat memperlambat lajunya
- Ini memberi waktu bagi teknologi, industri, dan pemerintah untuk beradaptasi, serta mengurangi dampak samping hukum dan sosial
- Juga memberi ruang untuk merespons masalah seperti materi eksploitasi anak (CSAM) yang dihasilkan AI, penipuan, dan kerentanan keamanan
- Dengan pilihan etis, seseorang dapat menjaga ketenangan hati nurani, dan teks ini ditutup dengan kesimpulan bahwa jika penilaian itu salah, “nanti bisa dibuat lagi”
Godaan yang tetap tersisa
- Kebencian terhadap AI dan godaan praktisnya hadir bersamaan
- Sebagai contoh, disebut kemungkinan memakai pembuatan kode dengan LLM untuk mengendalikan lampu yang berubah warna
- Dalam situasi terbatas dengan risiko keamanan rendah dan hasil yang bisa diverifikasi langsung, kegunaan AI diakui
- Namun tulisan ini ditutup dengan pertanyaan, “memangnya apa bahayanya?”, yang menyingkap batas penggunaan AI dan kontradiksi dalam diri sendiri
Proses penulisan
- Teks ini ditulis manual di Vim, ditata dengan Pandoc, dan melewati dua kali koreksi di atas kertas
- Drafnya dibagikan kepada teman-teman untuk mendapat masukan, dan ditegaskan bahwa semua kesalahan dan pandangan adalah tanggung jawab penulis sendiri
- Ditekankan pula bahwa seluruh proses penulisan dan penyuntingan dilakukan oleh tangan manusia tanpa bantuan AI
Belum ada komentar.