3 poin oleh xguru 2019-08-17 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
<p>Artinya, konten semakin sering ditampilkan langsung di hasil pencarian itu sendiri, atau pengguna semakin banyak diarahkan ke situs milik Google <br /> Dari sekitar 45% pada kuartal 1 2016, angka ini mencapai 50% pada Juli 2019</p><p>Hal yang perlu dilakukan oleh marketer/pengusaha/pemilik website yang cerdas<br /> - Temukan nilai dalam pencarian zero-click (buat situs saya lebih terlihat dan lebih mungkin diklik)<br /> - Cari kata kunci dengan peluang CTR yang tinggi<br /> - Optimalkan konten saya untuk situs internal Google (YouTube, Maps, AMP, dll.)</p>

1 komentar

 
xguru 2019-08-17
<p>Saya jadi merasa Google makin mirip Naver.<br /> Dengan dalih demi kenyamanan pengguna... </p><p>Beberapa hal yang belakangan ini menonjol</p><p>- kalkulator kurs mata uang<br /> - konversi satuan<br /> - kamus<br /> - peta dan pencarian POI<br /> - hasil pertandingan olahraga</p><p>Untuk hal-hal seperti ini, kita hampir selalu hanya melihat hasil pencarian Google tanpa membuka halaman lain.<br /> Bahkan jika Google tidak menyediakannya sekalipun, lewat Microdata yang terus-menerus dikampanyekan Google, pengguna jadi lebih mudah mendapatkan informasi tanpa harus mengklik URL di hasil pencarian.</p><p>Namun kita juga tidak bisa memilih untuk tidak menyediakan Microdata. <br /> Kalau Anda pemilik situs web atau produk, tetap saja Anda harus memberi Google informasi sebanyak mungkin agar setidaknya bisa mendorong klik.</p>