7 poin oleh ffdd270 2021-07-27 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp
<p>Artikel ini ditulis oleh Bloomberg pada 1 Juni 2021.<br /> <br /> Pandemi Covid-19 telah mengubah sebagian besar masyarakat secara besar-besaran, dan salah satu perubahan terbesar adalah adopsi kerja jarak jauh secara luas. Namun kini, ketika pembatasan di Amerika Serikat mulai dilonggarkan, orang-orang perlahan bersiap untuk kembali seperti semula. Mereka juga mulai kembali masuk ke kantor.<br /> <br /> Namun, menurut survei Bloomberg pada Mei 2021 terhadap 1.000 orang dewasa di Amerika Serikat, 39 persen responden menjawab bahwa mereka akan mempertimbangkan keluar dari perusahaan jika harus melepaskan kerja jarak jauh. Pada generasi milenial dan Gen Z, angkanya mencapai 49 persen. <br /> <br /> Apa yang membuat mereka memberikan jawaban seperti itu? Lalu, menurut para eksekutif senior di Amerika, berapa hari masuk kantor yang dianggap ideal? Terakhir, bagaimana perusahaan-perusahaan di Amerika memandang hal ini dan meresponsnya? <br /> <br /> Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke artikel aslinya. 'm '/</p>

4 komentar

 
choijaekyu 2021-07-27
<p>Alih-alih menyerah bekerja dari rumah, para karyawan justru keluar dari perusahaan.</p>
 
ffdd270 2021-07-27
<p>Ooh. Bagus juga. Kalau objek yang berhenti itu dimasukkan ke sana... para karyawan yang alih-alih menyerah pada kerja dari rumah, malah keluar dari perusahaan (...)</p>
 
iamzero 2021-07-27
<p>Saya sempat mengira dari judulnya bahwa orang-orang kembali masuk kantor hanya dengan melihat headline. Jika ditulis bahwa mereka meninggalkan perusahaan, mungkin akan terasa sedikit lebih jelas.</p>
 
ffdd270 2021-07-27
<p>Ya, benar juga (...) Baru setelah menekan tombol unggah tulisan, saya sadar bahwa “keluar dari perusahaan” dalam bahasa kita mungkin juga bisa berarti berangkat kerja. (....)</p>