- Biaya uang kuliah di Amerika Serikat telah naik 710% sejak 1983, sehingga utang pinjaman mahasiswa meningkat tajam.
- Utang pinjaman mahasiswa AS yang belum dilunasi kini mencapai 1,78 triliun dolar, lebih tinggi daripada PDB banyak negara maju.
- Kenaikan uang kuliah dan pertumbuhan utang terkait memicu krisis ekonomi yang kian mendesak dan memerlukan solusi kebijakan.
- Selama 40 tahun terakhir, biaya uang kuliah telah melampaui inflasi dengan rasio 4 banding 1.
- Sebagian besar utang pinjaman mahasiswa (93%) dimiliki pemerintah federal, dan 45 juta warga Amerika memiliki utang pinjaman mahasiswa federal.
- Pendaftaran mahasiswa di institusi pendidikan tinggi terus meningkat sejak 2000, sehingga mendorong permintaan dan kenaikan uang kuliah.
- Selama resesi 2008-09, permintaan atas gelar pendidikan tinggi menyebabkan kenaikan pendaftaran di perguruan tinggi swasta berorientasi laba, yang memiliki tingkat tunggakan tinggi.
- Solusi jangka pendek untuk masalah utang mencakup pengampunan atau pembatalan pinjaman yang sangat berisiko menunggak, serta pengendalian informasi yang dapat dilaporkan ke lembaga kredit.
- Solusi jangka panjangnya adalah mengendalikan biaya dasar pendidikan tinggi, termasuk memperluas program yang menawarkan uang kuliah gratis dan berinvestasi pada universitas swasta maupun negeri yang kekurangan dana.
- Pinjaman mahasiswa memberi peluang untuk memberikan stimulus kepada kelompok berpendapatan rendah dan menengah dalam jangka pendek, serta mentransformasi sistem pendidikan tinggi dalam jangka panjang.
2 komentar
Dalam kasus Korea, biaya kuliah hampir dibekukan selama 15 tahun.
Ini karena pada 2010 undang-undang pendidikan direvisi agar biaya kuliah hanya bisa dinaikkan sampai '1,5 kali rata-rata inflasi selama 3 tahun sebelumnya'.
Meski begitu terlihat seperti Korea lebih murah, tetapi sejak 1985 tingkat kenaikan kumulatifnya mencapai 9,2 kali untuk perguruan tinggi vokasi, 5,1 kali untuk universitas negeri/nasional, dan 6,3 kali untuk universitas swasta, jadi pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan Amerika Serikat.
Universitas mengatakan mereka merugi, tetapi dana cadangan universitas swasta terus menumpuk, dan per 2009 Korea adalah negara dengan biaya kuliah termahal kedua di antara negara anggota OECD setelah Amerika Serikat, dan saat ini berada di peringkat kelima di dunia.
[1] https://v.daum.net/v/20230607120307326
[2] http://www.bosa.co.kr/news/articleView.html?idxno=2191695
[3] https://m.blog.naver.com/owls3753/223038953483
[4] https://m.khan.co.kr/opinion/column/article/202305290300105
Komentar Hacker News