3 poin oleh GN⁺ 2023-07-20 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Presiden Universitas Stanford Marc Tessier-Lavigne dijadwalkan mundur pada 31 Agustus akibat data riset yang dimanipulasi.
  • Tessier-Lavigne, sebagai penulis utama, akan menarik atau merevisi lima makalah yang banyak dikutip.
  • Laporan menyebut Tessier-Lavigne beberapa kali tidak memperbaiki kesalahan dalam catatan ilmiah.
  • Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa manipulasi data riset terjadi di tiga institusi yang terpisah.
  • Tessier-Lavigne diperkirakan akan menarik atau merevisi setidaknya lima makalah, termasuk riset Alzheimer.
  • Penarikan makalah memang jarang terjadi, tetapi penyelidikan menemukan bukti jelas atas hasil yang tidak dapat diandalkan.
  • Penyelidikan berlangsung selama delapan bulan dan melibatkan ilmuwan serta pakar ternama.
  • Laporan membantah tuduhan penipuan dan tindakan tidak jujur terhadap Tessier-Lavigne.
  • Penyelidikan menghadapi kesulitan, termasuk saksi yang menolak bekerja sama tanpa jaminan anonimitas.
  • Laporan ini mengungkap rincian baru dan mengonfirmasi temuan tindakan tidak jujur dari laporan sebelumnya.
  • Laporan ini juga dapat mendorong dilakukannya penyelidikan tambahan.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-07-20
Opini Hacker News
  • Surat kabar yang dikelola mahasiswa membongkar cerita ini dan terus menelusurinya dengan gigih.
  • Riset akademik menjadi sangat kompetitif dan seperti pertaruhan besar, sehingga kemungkinan manipulasi data dan penipuan meningkat.
  • Kasus-kasus riset yang dimanipulasi telah mengguncang kepercayaan terhadap lembaga ilmiah.
  • Laporan komite khusus Universitas Stanford menemukan kasus berulang manipulasi data riset dan praktik ilmiah yang buruk.
  • Peran Elisabeth Bik diremehkan dalam menemukan gambar yang diedit dengan Photoshop dalam makalah riset.
  • Ada kekhawatiran terhadap keandalan materi akademik, termasuk makalah riset utama.
  • Masalah di dunia akademik meluas bukan hanya pada riset palsu, tetapi juga penyalahgunaan akademik dan kejahatan lainnya.
  • Selain itu, ada tuduhan yang tidak dapat dimasukkan dalam penyelidikan karena masalah anonimitas.
  • Presiden Universitas Stanford, Tessier-Lavigne, akan mengundurkan diri karena dampak laporan tersebut terhadap kemampuannya memimpin.