2 poin oleh GN⁺ 2023-08-10 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel tentang gagasan mendorong karyawan kembali ke kantor fisik dengan menyediakan kantor pribadi
  • Penulis, Megan McArdle, sebelumnya mengusulkan bahwa kerja jarak jauh dalam jangka panjang mungkin tidak memberikan manfaat karena kurangnya peningkatan keterampilan dan peluang membangun jaringan
  • McArdle berpendapat bahwa kantor terbuka dan cubicle bising serta mengganggu, sehingga menyulitkan karyawan untuk fokus dan berkomunikasi dengan rekan kerja
  • Ia mengusulkan bahwa kantor pribadi bisa lebih menarik bagi karyawan dan dapat menyediakan ruang kerja yang tenang serta privat
  • Manajemen mungkin menentang kantor pribadi karena kekhawatiran soal visibilitas, kolaborasi, dan biaya
  • Penulis menanggapi kekhawatiran ini dengan mengusulkan penggunaan dinding kaca untuk visibilitas, serta berargumen bahwa kedekatan yang berlebihan justru bisa menghambat kolaborasi
  • Studi tahun 2018 menemukan bahwa ketika perusahaan beralih dari cubicle ke kantor terbuka, interaksi tatap muka menurun sekitar 70%
  • Biaya penyediaan kantor pribadi dapat diimbangi oleh peningkatan produktivitas karyawan karena lingkungan kerja yang lebih sesuai
  • Penulis juga menunjukkan bahwa biaya ruang kantor menurun akibat meningkatnya kerja jarak jauh, sehingga menyediakan kantor pribadi menjadi lebih murah
  • Artikel ditutup dengan usulan bahwa perusahaan dapat memanfaatkan peluang properti yang lebih murah untuk mendorong karyawan kembali ke kantor dengan menyediakan kantor pribadi

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-10
Komentar Hacker News
  • Banyak orang yang menikmati bekerja dari rumah tidak ingin kembali ke kantor karena ingin menghemat waktu dan biaya dengan menghindari perjalanan harian.
  • Orang yang terbuka untuk kembali ke kantor umumnya tidak terlalu menikmati bekerja dari rumah dan lebih menyukai lebih banyak interaksi sosial serta suasana yang berbeda.
  • Bagi sebagian orang, kantor pribadi dengan pintu yang bisa ditutup tampak sebagai hal yang esensial untuk memungkinkan pekerjaan yang fokus dan intens.
  • Semakin banyak orang merasa bahwa model kantor tradisional perlu dievaluasi ulang, karena banyak karyawan mendapati bekerja dari rumah sama efektifnya.
  • Penghematan biaya dari bekerja di rumah melampaui sekadar perjalanan, termasuk pengeluaran untuk makanan dan minuman, serta menghindari tekanan sosial untuk kegiatan setelah jam kerja.
  • Fleksibilitas bekerja dari rumah memungkinkan keseimbangan kerja-hidup yang lebih baik dengan memanfaatkan waktu perjalanan untuk aktivitas pribadi seperti olahraga atau memasak.
  • Kenyamanan bagi rumah tangga dengan dua penghasilan yang bekerja jarak jauh sering diabaikan, karena menghilangkan kebutuhan mencari titik tengah yang sama-sama nyaman untuk kedua pekerjaan.
  • Salah satu kelebihan bekerja dari rumah adalah kemampuan menyesuaikan jam kerja dengan tingkat produktivitas pribadi, sehingga memberi lebih banyak fleksibilitas dan efisiensi.
  • Kenyamanan dan kepraktisan kantor di rumah dengan fasilitas pribadi serta perjalanan yang singkat dianggap sebagai keuntungan penting.
  • Ada penolakan terhadap pemantauan karyawan yang terus-menerus, dan sebagian orang lebih menyukai kebebasan untuk bekerja dengan caranya sendiri tanpa perlu terlihat produktif.
  • Sebagian karyawan bisa merasa lebih terisolasi di kantor daripada di rumah, karena mereka melihat orang lain bersosialisasi tetapi mungkin tidak banyak interaksi yang benar-benar mereka dapatkan.
  • Kualitas dan lokasi peralatan kantor juga dapat memengaruhi apakah karyawan lebih suka bekerja dari rumah atau di kantor.
  • Prospek menanggung perjalanan jauh demi komunikasi yang hanya sedikit lebih baik tidak menarik bagi sebagian karyawan.