2 poin oleh GN⁺ 2023-08-13 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel berjudul 'Kita Membutuhkan Orang Luar Ilmiah' menekankan pentingnya suara orang luar, khususnya dalam komunitas sains, dalam konteks pandemi Covid-19.
  • Penulis mengusulkan bahwa konsensus awal tentang asal-usul Covid-19 seharusnya menjadi peringatan yang menekankan perlunya pemikiran kritis dalam beragam sudut pandang dan perdebatan ilmiah.
  • Artikel ini berargumen bahwa orang luar ilmiah, yaitu mereka yang menantang konsensus yang dominan, memainkan peran penting dalam memajukan pemahaman dan pengetahuan kita.
  • Teks ini menyiratkan bahwa tanpa suara-suara orang luar tersebut, ada risiko menerima teori yang berpotensi cacat atau tidak lengkap tanpa penelaahan yang memadai.
  • Artikel ini tidak secara khusus menyebut peluncuran baru atau kemajuan teknologi, tetapi membahas topik yang menarik bagi pembaca yang melek teknologi: pentingnya mempertanyakan dan menantang gagasan yang sudah mapan.
  • Tulisan ini sangat relevan dalam konteks global saat ini. Dunia sedang menghadapi dampak berkelanjutan dari pandemi Covid-19 dan pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang ditimbulkannya.
  • Artikel ini mendorong pembaca, termasuk insinyur perangkat lunak tingkat pemula, untuk merangkul rasa ingin tahu dan pola pikir kritis baik dalam kehidupan profesional maupun dalam memahami dunia.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-13
Pendapat Hacker News
  • Artikel ini menekankan pentingnya pihak luar ilmiah dan perlunya mereka diterima dalam komunitas ilmiah.
  • Beberapa komentar menyoroti masalah bahwa pihak luar ilmiah diabaikan melalui ungkapan seperti "sains sudah pasti" atau "percayalah pada sains", dan mengusulkan bahwa sains harus selalu terbuka pada sudut pandang baru karena merupakan bidang yang terus berkembang.
  • Ada kekhawatiran tentang ketergantungan penuh pada ilmuwan untuk masalah di luar bidang keahlian mereka. Misalnya, mereka dapat memberikan wawasan berharga tentang bidang spesifik mereka, tetapi mungkin kurang mampu menilai dampak yang lebih luas dalam aspek seperti ekonomi, perkembangan anak, dan kesehatan mental.
  • Beberapa komentar mengusulkan bahwa ketidakmampuan untuk menoleransi perbedaan pendapat terhadap sains mungkin disebabkan karena sains telah menggantikan agama/etika/filsafat di sebagian besar masyarakat, sehingga ilmuwan cenderung diperlakukan sebagai otoritas terakhir untuk pertanyaan-pertanyaan nonilmiah.
  • Peran kebijakan dan pembuatan kebijakan juga dibahas dalam penyelidikan ilmiah. Keduanya memberikan dimensi yang berbeda dari penyelidikan ilmiah murni, dan diusulkan bahwa proses pembuatan kebijakan lebih dekat pada seni yang tidak sempurna daripada sains.
  • Ada seruan untuk menemukan keseimbangan antara mendorong hipotesis alternatif dan menimbulkan ketakutan atau ketidakpercayaan yang tidak perlu. Informasi sebaiknya tetap tersedia bagi mereka yang mencarinya, tetapi idealnya teori yang dapat menyebabkan bahaya tidak dipromosikan sampai dievaluasi secara menyeluruh.
  • Beberapa komentar berpendapat bahwa struktur insentif dalam sains mendorong kebaruan, dan tidak pernah kekurangan ilmuwan yang ingin karier mereka menjadi aktif. Namun, mereka mengusulkan bahwa kenyataannya tidak selalu berpihak pada pihak luar yang paling besar.