- Teks ini membahas lima aturan pemrograman dari Rob Pike yang memberikan panduan tentang optimisasi kode serta pemilihan struktur data dan algoritma yang tepat.
- Aturan 1 menyatakan bahwa programmer tidak dapat memprediksi di mana program akan menghabiskan sebagian besar waktunya, yang berarti peretasan demi kecepatan sebaiknya diterapkan hanya setelah hambatan kinerja yang sebenarnya dikonfirmasi.
- Aturan 2 menekankan pentingnya pengukuran sebelum melakukan penyesuaian demi kecepatan, yang menyarankan bahwa optimisasi hanya perlu dilakukan ketika bagian tertentu dari kode benar-benar berdampak signifikan pada performa keseluruhan.
- Aturan 3 memperingatkan terhadap penggunaan algoritma yang rumit ketika ukuran input (n) kecil, karena algoritma seperti itu cenderung menjadi lebih lambat akibat konstanta besar.
- Aturan 4 merekomendasikan penggunaan algoritma dan struktur data yang sederhana, karena lebih kecil kemungkinannya mengandung bug dan lebih mudah diimplementasikan dibandingkan yang kompleks.
- Aturan 5 menyatakan bahwa pemilihan struktur data yang tepat dapat membuat algoritma yang tepat menjadi jelas dengan sendirinya, sehingga menekankan sentralnya struktur data dalam pemrograman.
- Aturan 1 dan 2 dari Pike mencerminkan kutipan terkenal Tony Hoare: "optimisasi prematur adalah akar dari segala kejahatan".
- Ken Thompson mengungkapkan kembali Aturan 3 dan 4 dari Pike sebagai "jika ragu, gunakan brute force", yang selaras dengan filosofi desain KISS (Keep It Simple, Stupid).
- Aturan 5 sering diringkas sebagai "tulislah kode bodoh yang menggunakan objek pintar", yang sebelumnya juga disebutkan dalam buku Fred Brooks, The Mythical Man-Month.
1 komentar
Komentar Hacker News