1 poin oleh GN⁺ 2023-11-30 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Peringkat keandalan mobil baru

  • Peringkat keandalan mobil baru: Lexus, Toyota, dan Mini terpilih sebagai merek paling andal tahun ini. Peringkat merek-merek Jepang berubah dibandingkan tahun lalu.
  • Rata-rata keandalan prediktif per merek: Rata-rata keandalan prediktif dihitung berdasarkan survei anggota CR.
  • Peringkat per merek:
    • Lexus: 79 poin
    • Toyota: 76 poin
    • Mini: 71 poin
    • Acura: 70 poin
    • Honda: 70 poin
    • Untuk peringkat dan skor merek lainnya, lihat daftar lengkap dalam artikel

Metode penilaian keandalan

  • Survei anggota CR: Setiap tahun, CR menanyakan kepada anggotanya tentang masalah kendaraan yang mereka alami selama 12 bulan terakhir.
  • Area masalah: Total 20 area masalah disurvei, mulai dari bunyi rem hingga mesin, transmisi, baterai EV, dan masalah pengisian daya.
  • Skor keandalan prediktif: Dengan mempertimbangkan tingkat keparahan jenis masalah pada tiap kendaraan, diberikan skor keandalan prediktif dari 1 hingga 100.

Perbandingan keandalan berdasarkan wilayah

  • Produsen mobil Asia: Memiliki skor keandalan rata-rata tertinggi, yaitu 63. Tujuh dari 10 merek teratas berasal dari Asia.
  • Produsen mobil Eropa: Menunjukkan keandalan tertinggi kedua setelah Asia, dengan skor rata-rata 46.
  • Produsen mobil Amerika: Tertinggal dari merek Asia dan Eropa dengan skor rata-rata 39.

Keandalan mobil hybrid dan mobil listrik

  • Kendaraan hybrid: Menunjukkan masalah 26% lebih sedikit dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal.
  • Kendaraan plug-in hybrid (PHEV): Menunjukkan 146% lebih banyak masalah dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal.
  • Kendaraan listrik (EV): Skor keandalan rata-rata mobil listrik dan SUV listrik masing-masing rendah, yaitu 44 dan 43.

Opini GN⁺

Poin terpenting dari artikel ini adalah bahwa Lexus, Toyota, dan Mini terpilih sebagai merek mobil paling andal. Ini memberikan informasi penting bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian kendaraan. Selain itu, menarik bahwa kendaraan hybrid menunjukkan lebih sedikit masalah dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal tradisional, sementara kendaraan listrik masih menghadapi tantangan dalam hal keandalan. Ini memberikan wawasan tentang masa depan industri otomotif, dan menarik untuk mengamati perubahan keandalan seiring perkembangan teknologi.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-30
Komentar Hacker News
  • Pemilik Toyota 4Runner generasi ke-3 merasa puas dengan keandalan dan fungsionalitas kendaraannya, tetapi sedang mempertimbangkan membeli kendaraan baru demi keselamatan anak-anaknya. Sistem komputer yang kompleks pada mobil baru mengisyaratkan biaya perbaikan yang mahal, sementara kendaraan lamanya sederhana dan bisa diperbaiki dengan murah. Ia puas dengan keandalan Toyota dan berniat memilih merek yang sama saat mengganti mobil.
  • Menyoroti bahwa statistik hanya mencerminkan keandalan selama 3 tahun pertama, lalu mengajukan sudut pandang pembeli mobil bekas yang lebih tertarik pada keandalan jangka panjang. Ia mempertanyakan korelasi antara keandalan awal dan keandalan jangka panjang.
  • Mengemukakan pendapat bahwa data harus diabaikan karena BMW dan Mini masuk peringkat atas keandalan. Ia menunjukkan bahwa BMW rumit dan memerlukan perawatan dengan cara yang spesifik, serta menuntut pengelolaan yang lebih ketat dibanding mobil pada umumnya.
  • Mengkritik bahwa Toyota membuat kendaraan yang andal tetapi menulis kode yang buruk. Ia menyoroti cara penulisan kode Toyota yang terungkap dalam gugatan terkait cacat perangkat lunak di masa lalu, dan menyebut ironi soal kecepatan serta kualitas pengembangan perangkat lunak di perusahaan Jepang.
  • Menyampaikan keraguan terhadap laporan keandalan JD Power dan mengkritik keandalan metrik "kualitas awal". Kendaraan mahal cenderung mendapat skor lebih rendah karena pemiliknya lebih menuntut, dan tidak ada pembobotan berdasarkan tingkat pentingnya masalah.
  • Mempertanyakan apakah klaim bahwa kendaraan hibrida lebih andal daripada kendaraan bensin mungkin dipengaruhi oleh Toyota.
  • Mengungkapkan kepuasan terhadap keandalan dan daya tahan Mercedes-Benz e420 (w124) model tahun 1992. Ia menyebut bahwa meski mobil itu sudah berusia lebih dari 30 tahun, mobil tersebut tetap tidak bermasalah untuk perjalanan jarak jauh.
  • Berbagi pengalaman saat teman-temannya membeli mobil: beberapa memilih Tesla yang mahal, sementara seorang teman membeli Toyota Rav-4 tahun 1996 yang murah. Ia menilai positif pengalaman berkendara, visibilitas, dan kepuasan mekanis dari Rav-4, serta menyampaikan pandangan tentang nilai dibanding harganya.
  • Mengungkapkan kepuasan terhadap keandalan mobil Mazda tahun 2015, tetapi juga menyampaikan ketidakpuasan pribadi terhadap desain dan kesenangan berkendaranya. Dibandingkan mobil yang pernah dimilikinya sebelumnya, mobil itu terasa kurang seru dan kurang berkarakter.
  • Mempertanyakan hasil survei keandalan Consumer Reports yang menggunakan metode pelaporan mandiri. Ia menunjukkan bahwa bias dalam survei swarapor dan ekspektasi pembeli Toyota terhadap keandalan bisa memengaruhi hasilnya.