Pendaratan darurat Alaska Airlines
- Sebuah pesawat Boeing 737 Max 9 milik Alaska Airlines melakukan pendaratan darurat setelah panel kabin jebol.
- Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat memerintahkan penghentian operasional sementara terhadap 171 pesawat dari tipe tersebut.
- Administrator FAA Mike Whitaker menyatakan bahwa "pemeriksaan segera diperlukan untuk pesawat Boeing 737 MAX 9 tertentu".
Pernyataan Menteri Perhubungan
- Menteri Perhubungan Amerika Serikat Pete Buttigieg menegaskan bahwa "keselamatan selalu menjadi prioritas utama departemen kami dan FAA".
Sikap Boeing
- Boeing menyatakan setuju dengan keputusan FAA dan mendukung pemeriksaan segera.
- Boeing menyampaikan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dan pihaknya sangat menyesalkan dampak yang ditimbulkan oleh insiden ini.
Ringkasan insiden
- Alaska Airlines menghentikan operasional seluruh Boeing 737 Max 9 pada Sabtu pagi.
- Pesawat tersebut kehilangan jendela dan sebagian badan pesawat di udara setelah lepas landas dari Portland, Oregon.
- Pesawat mendarat dengan selamat dengan membawa 174 penumpang dan 6 awak.
Pengalaman penumpang
- Penumpang Evan Smith menyaksikan insiden ketika pakaian seorang anak tersedot keluar.
- Penumpang lain, Kyle Rinker, mengatakan jendela/dinding tiba-tiba jebol dan masker oksigen langsung turun.
- Penumpang Emma Vue mengatakan ia mengirim pesan kepada orang tuanya untuk memberi tahu tentang keadaan darurat.
Tindakan maskapai
- Setelah insiden terjadi, Alaska Airlines menghentikan sementara operasional 65 pesawat Boeing Max-9.
- Sekitar 6 menit setelah lepas landas, pada ketinggian 16.000 kaki, pesawat mengalami masalah lalu mengubah rute untuk mendarat.
Kondisi pesawat
- Boeing 737 Max 9 yang menjadi pusat insiden keluar dari jalur perakitan dua bulan lalu dan telah menerima sertifikasi FAA.
- Boeing menyatakan sedang mengumpulkan informasi tambahan dan siap mendukung penyelidikan.
Sejarah Boeing 737
- Boeing 737 adalah pesawat lorong tunggal bermesin ganda yang sering digunakan pada rute domestik di Amerika Serikat.
- Sejak mulai beroperasi pada Mei 2017, tipe Max 8 mengalami dua kecelakaan jatuh pada 2018 dan 2019 yang menewaskan 346 orang.
- Akibat kecelakaan tersebut, tipe Max 8 dan Max 9 di seluruh dunia sempat dihentikan operasionalnya selama hampir dua tahun.
- Pengiriman pesawat Max kadang-kadang juga dihentikan untuk memperbaiki cacat produksi.
Opini GN⁺
- Insiden ini menekankan pentingnya keselamatan penerbangan dan menunjukkan bagaimana produsen pesawat serta regulator bekerja sama erat untuk menyelesaikan masalah keselamatan.
- Pengalaman para penumpang menunjukkan betapa pentingnya respons awak kabin dan sesama penumpang saat terjadi insiden penerbangan, sekaligus menegaskan nilai dukungan antarmanusia dalam keadaan darurat.
- Masalah keselamatan pada seri Boeing 737 Max pernah menjadi isu besar di masa lalu, dan insiden kali ini kembali menegaskan perlunya perhatian dan peninjauan berkelanjutan terhadap keselamatan pesawat.
1 komentar
Opini Hacker News