Pengadilan banding: penyitaan safe deposit box oleh FBI melanggar Amendemen Keempat
- Para hakim pengadilan banding federal dengan suara bulat memutuskan bahwa pemeriksaan isi lebih dari 700 safe deposit box oleh FBI setelah penggerebekan pada Maret 2021 melanggar Amendemen Keempat.
- FBI bertindak melampaui surat perintah pengadilan, dengan membuka safe deposit box, memperlihatkan isinya kepada anjing pelacak narkoba, dan berupaya menyita uang serta barang berharga lain di dalam kotak tersebut.
- Putusan pengadilan banding berfokus pada keberadaan "instruksi tambahan", yang memerintahkan agen FBI untuk mencari uang tunai di dalam safe deposit box dan mencatat apa pun yang mengisyaratkan bahwa uang tersebut mungkin merupakan hasil kejahatan.
Masalah dengan "instruksi khusus"
- Surat perintah melarang agen FBI melakukan "penggeledahan atau penyitaan kriminal" terhadap isi safe deposit box, tetapi "instruksi tambahan" yang ditulis oleh agen khusus yang memimpin operasi justru mengarahkan mereka untuk mencari uang tunai dan mencatat hal-hal yang menunjukkan kemungkinan sebagai hasil kejahatan.
- Hakim Milan D. Smith Jr. menulis bahwa kegagalan pemerintah memberikan prinsip pembatas tentang seberapa jauh "pemeriksaan inventaris" boleh dilakukan adalah hal yang "sangat bermasalah".
- Hakim Smith berteori bahwa jika pemerintah memiliki keleluasaan untuk membuat kebijakan inventaris yang disesuaikan, maka penggeledahan itu akan tampak bukan sebagai "inventaris" untuk sekadar melindungi properti, melainkan sebagai penyelidikan kriminal terhadap kendaraan atau individu tertentu.
Tindakan FBI dan konsekuensi hukumnya
- FBI menghilangkan keraguan bahwa mereka telah melakukan "penggeledahan atau penyitaan kriminal" dengan menggunakan informasi dari dalam safe deposit box untuk memperoleh surat perintah tambahan dan memulai penyelidikan baru.
- Pengadilan menilai FBI telah melanggar hak Amendemen Keempat milik ratusan pemilik safe deposit box, dan menyatakan bahwa kasus ini seharusnya membawa perhatian baru pada reformasi hukum penyitaan federal.
- Juru bicara FBI menolak berkomentar atas putusan tersebut dan menyerahkan masalah ini ke Kejaksaan AS, sementara kejaksaan tidak menanggapi permintaan komentar.
Terbukanya dokumen pengadilan dan dampaknya
- Pada Agustus 2021, pengadilan distrik mengungkap rencana FBI dengan membuka detail tahap perencanaan penggerebekan yang sebelumnya coba disembunyikan FBI.
- Dokumen itu mengungkap bahwa FBI berencana menggunakan proses penyitaan perdata terhadap isi safe deposit box, tetapi tidak memberikan informasi ini kepada hakim yang mengeluarkan surat perintah.
- Hakim pengadilan distrik R. Gary Klausner menilai pemerintah memang mengharapkan atau setidaknya berharap menemukan bukti kejahatan selama inventarisasi, tetapi tetap memutuskan bahwa tindakan FBI berada dalam cakupan Amendemen Keempat.
- Pengadilan banding menilai kesimpulan Klausner keliru dan mengembalikan perkara ini ke pengadilan distrik.
Opini GN⁺
- Kasus ini mengingatkan warga Amerika mengapa Amendemen Keempat masih penting hingga hari ini.
- Tindakan FBI melampaui batasan hukum yang dimaksudkan untuk melindungi privasi individu dan hak milik, serta menegaskan bahwa kekuasaan harus dijalankan dalam koridor hukum.
- Putusan ini akan tetap menjadi preseden penting tentang bagaimana lembaga penegak hukum di AS harus mematuhi prosedur hukum, dan bagaimana hak warga negara harus dilindungi.
Belum ada komentar.