EPA mengusulkan untuk menganggap 'bahan kimia abadi' sebagai zat berbahaya
- Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengusulkan agar 9 jenis PFAS (bahan kimia abadi) diklasifikasikan sebagai zat yang berbahaya bagi manusia.
- Usulan ini menganggap bahan kimia sebagai 'komponen berbahaya' jika bersifat toksik atau menyebabkan kanker, mutasi genetik, atau cacat lahir pada janin.
- PFAS mencakup ribuan bahan kimia sintetis yang digunakan untuk tujuan manufaktur, terurai sangat lambat, dan dapat terakumulasi dalam organisme hidup maupun lingkungan.
'Bahan kimia abadi' mungkin ada di hampir setengah air keran di AS
- EPA menyatakan bahwa PFAS dapat menimbulkan berbagai 'efek toksik' pada manusia dan hewan, termasuk kanker, penurunan respons terhadap vaksin, kolesterol tinggi, penurunan kesuburan pada perempuan, preeklamsia, gangguan tiroid, dan asma.
- Menurut penelitian Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), PFAS terdapat di hampir setengah pasokan air keran di AS.
- Produsen kimia 3M setuju untuk membayar sekitar $10 miliar dalam penyelesaian gugatan terkait pencemaran air keran akibat PFAS.
Aturan usulan untuk pengajuan komentar publik
- Aturan yang diusulkan akan dibuka untuk pengajuan komentar publik setelah diunggah ke Federal Register.
- Pengajuan komentar publik akan dilakukan melalui nomor docket EPA-HQ-OLEM-2023-0278.
Pendapat GN⁺
- Pentingnya perlindungan lingkungan: Artikel ini menyoroti langkah penting bagi perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ini menunjukkan perlunya mengenali dampak jangka panjang bahan kimia seperti PFAS terhadap manusia dan lingkungan, serta pendekatan kebijakan untuk mengelolanya.
- Peran penelitian ilmiah: Usulan EPA didasarkan pada penelitian ilmiah, yang menunjukkan bahwa sains memainkan peran penting dalam menilai risiko bahan kimia dan mengambil langkah untuk melindungi kesehatan publik.
- Peluang partisipasi publik: Dengan dibukanya aturan usulan untuk pengajuan komentar publik, masyarakat umum diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kebijakan perlindungan lingkungan dan menyampaikan pendapat. Ini menekankan pentingnya proses pengambilan keputusan yang demokratis.
1 komentar
Komentar Hacker News