1 poin oleh GN⁺ 2024-11-03 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Latar belakang penelitian

  • Pada 1953, penjatahan gula di Inggris berakhir, sehingga konsumsi gula melonjak tajam.
  • Tim peneliti menganalisis dampak asupan gula pada awal kehidupan terhadap kesehatan jangka panjang melalui perubahan ini.
  • Orang yang lahir setelah 1953 memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dan hipertensi.

Metode penelitian

  • Tim peneliti melakukan studi menggunakan survei pangan tahun 1950-an dan data penjualan gula.
  • Melalui database UK Biobank, mereka mengumpulkan informasi medis lebih dari 60.000 orang yang lahir antara 1951 hingga 1956.
  • Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang lahir selama masa penjatahan gula memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dan hipertensi.

Hasil penelitian

  • Orang yang lahir setelah penjatahan gula berakhir memiliki risiko diabetes 15% lebih tinggi dan risiko hipertensi 5% lebih tinggi.
  • Bayi yang mencapai usia 1,5 tahun selama masa penjatahan memiliki risiko diabetes 40% lebih rendah dan risiko hipertensi 20% lebih rendah.
  • Pada perempuan, penurunan risiko diabetes terlihat lebih menonjol.

Pentingnya penelitian

  • Paparan gula pada awal kehidupan dapat memengaruhi penyakit metabolik.
  • Melalui eksperimen alami, penelitian ini memberikan informasi penting dalam situasi ketika uji coba terkontrol acak sulit dilakukan.
  • Hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada perubahan kebijakan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mencegah penyakit kronis.

Kesimpulan dan saran

  • Diperlukan kampanye kesadaran tentang gula, penerapan pajak gula, serta penguatan regulasi komposisi dan pelabelan pangan.
  • Orang tua tidak boleh disalahkan, dan perlu diakui bahwa mengikuti pedoman yang direkomendasikan sulit dilakukan dalam lingkungan saat ini.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.