Latar belakang proyek
- Enam bulan lalu, sebuah proyek dimulai untuk menguji keberadaan bahan kimia plastik dalam 100 makanan sehari-hari.
- Proyek ini dimulai seiring meningkatnya perhatian terhadap bahan kimia pengganggu endokrin (EDC).
- Sebagian bahan kimia yang digunakan untuk meningkatkan kinerja plastik bertindak seperti hormon pada manusia dan dapat menimbulkan berbagai dampak pada embrio maupun orang dewasa.
Metodologi penelitian
- Tim yang terdiri dari 4 orang dibentuk untuk mempelajari metode pengujian bahan kimia, lalu menghubungi lebih dari 100 laboratorium untuk menemukan laboratorium yang memenuhi pengalaman dan standar mutu.
- Sebanyak 300 produk makanan diuji, lalu hasilnya divalidasi dan dipublikasikan.
- Bahan kimia yang diuji terutama adalah 18 jenis bahan kimia yang terkait dengan plastik, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia.
Temuan utama
- Bahan kimia plastik ditemukan dalam 86% makanan yang diuji.
- Secara khusus, bahan kimia ditemukan pada makanan bayi, suplemen untuk ibu hamil, produk susu, es krim, dan lainnya.
- Makanan yang lebih sedikit diproses mengandung lebih sedikit bahan kimia.
- Makanan panas memiliki tingkat bahan kimia plastik 34% lebih tinggi ketika berada dalam wadah kemasan selama 45 menit.
Standar keselamatan dan regulasi
- Hasil dievaluasi dengan merujuk pada standar keselamatan dari Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) dan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA).
- Untuk BPA, EFSA baru-baru ini menurunkan standar keselamatannya hingga 20.000 kali.
- Standar keselamatan antar lembaga regulasi tidak konsisten, dan untuk beberapa bahan kimia bahkan belum ada standar keselamatan yang ditetapkan.
Dampak terhadap kesehatan
- Bahan kimia pengganggu endokrin dapat memengaruhi sistem hormon bahkan pada dosis rendah.
- Secara khusus, bahan kimia ini dapat berdampak negatif pada perkembangan janin dan bayi.
- Menurut penelitian, paparan ftalat pada ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan reproduksi laki-laki.
Kesimpulan dan saran
- Standar keselamatan untuk bahan kimia plastik perlu dievaluasi ulang berdasarkan sains dan data modern.
- Regulasi perlu diperketat, terutama dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap bayi dan ibu hamil.
- Melalui penelitian tambahan, dampak kesehatan dari bahan kimia plastik perlu dipahami dengan lebih jelas.
1 komentar
Komentar Hacker News
Ada pendapat bahwa McDonalds dan Taco Bell adalah pilihan paling aman di antara makanan siap saji. Kedua perusahaan ini punya sumber daya dan kemampuan untuk menguji makanan di laboratorium. Perusahaan lain menyelesaikan masalah PR dengan memberi label organik dan sehat. Penelitian tentang bahan kimia baru bernama DEHT masih kurang, dan dibandingkan dengan DEHP, hasil pencariannya di Google Scholar hanya sekitar 10%
Menggunakan penyaring air reverse osmosis di rumah untuk mengurangi mikroplastik dan kontaminan lain dalam air minum dan air untuk memasak. Sedang memakai produk yang direkomendasikan dalam Buyer’s Guide
Sedang mencermati dengan saksama produk kompos yang dijual di Bay Area. Dari sisi konsumen perkotaan, ada tempat pengumpulan kompos yang berisi potongan plastik. Di daerah pedesaan, tali dan jaring plastik digunakan, dan semuanya masuk ke aliran kompos
Ada pendapat yang bertanya-tanya apakah sudah ada penelitian tentang dampak mikroplastik. Ada juga pertanyaan apakah tubuh manusia secara alami bisa menguranginya
Berusaha menghindari menggabungkan benda panas dengan plastik. Tidak mengejutkan bahwa ikan menumpuk mikroplastik. Hal yang sama juga berlaku untuk daging olahan seperti Spam. Air keran adalah yang paling menakutkan
Ada pendapat bahwa asam dalam makanan bisa menguraikan phthalate diester yang diukur menjadi monoester. Tingkat phthalate yang sebenarnya mungkin lebih tinggi daripada yang dilaporkan
Mencoba mengurangi paparan mikroplastik dengan membeli makanan bayi dalam botol kaca, tetapi kemudian mengetahui bahwa yang berkurang hanya limbah plastik
Pentingnya hasil penelitian ini 90% bergantung pada apakah orang percaya pada standar asupan BPA dari EFSA. Akan lebih baik jika hal itu diungkapkan secara transparan
Ada pendapat bahwa hasil untuk bubble tea membuatnya tidak ingin meminumnya lagi
Ada pendapat bahwa akan bagus jika pengujian serupa bisa dilakukan juga di Australia. Akan baik jika ada layanan berlangganan yang memberi akses ke pengujian independen berkualitas tinggi