Mencari Asal-usul Orang Mars dari Hungaria
(slatestarcodex.com)Proyek Manhattan memiliki sangat banyak orang Budapest yang lahir antara 1880 hingga 1920, sampai muncul ungkapan bahwa orang Mars supercerdas turun ke Bumi dan memiliki anak dengan manusia.
Pendiri Proyek Manhattan Leo Szilard, pengembang bom hidrogen Edward Teller, peraih Nobel atas kontribusinya pada mekanika kuantum Eugene Wigner, serta John von Neumann yang menjadi sinonim bagi kata jenius, adalah para tokoh luar biasa dari pertengahan abad ke-20 yang berasal dari Hungaria.
Bahkan ada lelucon bahwa Teller, Wigner, dan von Neumann berasal dari SMA yang sama, sehingga mereka membuat bom atom sebagai proyek pameran sains sekolah menengah.
Penulis menganalisis dari berbagai sudut penyebab kemunculan para 'orang Mars Hungaria' ini.
- Di gimnasium Fasori, tempat Wigner, von Neumann, dan Teller belajar, ada guru matematika terkenal bernama Laszlo Rats. Wigner bahkan begitu terinspirasi olehnya hingga memasang fotonya di kantor.
-> Edward Teller tidak pernah sekali pun mengikuti kelasnya. Selain itu, gimnasium Fasori bukanlah gimnasium terbaik pada masa itu, dan ada banyak jenius lain dari gimnasium sekitar.
- Kalau begitu, apakah karena tingkat pendidikan Hungaria secara keseluruhan pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 sangat baik?
-> Para jenius ini sering kali sudah jenius sebelum pendidikan formal yang layak dimulai, yakni sebelum usia 10 tahun.
- Semua orang Hungaria jenius yang disebut dalam tulisan ini adalah Ashkenazi Jews, yakni Yahudi Eropa Timur. Ashkenazi Jews memiliki beberapa karakteristik genetik, seperti kemungkinan terkena Gaucher’ Disease 100 kali lebih tinggi dan kemungkinan terkena torsion dystonia 10 kali lebih tinggi. Ashkenazi Jews adalah kelompok etnis dengan IQ rata-rata tertinggi, dan menyumbang 25% Nobel sains serta 27% Turing Award.
-> Orang Yahudi tidak hanya ada di Hungaria. Jika hanya melihat jumlah orang Yahudi, Jerman atau Polandia justru lebih banyak, jadi mengapa justru begitu banyak yang berasal dari Hungaria? Selain itu, ini tidak menjelaskan mengapa para jenius Hungaria terkonsentrasi pada mereka yang lahir antara 1880 hingga 1920.
-> Karena kondisi ekonomi Hungaria saat itu baik, ada ruang untuk memilih jalur karier di bidang yang tidak komersial seperti fisika dan kimia.
Dan orang-orang Yahudi cerdas yang lahir pada 1880-an hingga 1920-an menyeberang ke Amerika untuk menghindari penindasan Nazi, lalu bergabung dengan Proyek Manhattan.
Mereka yang lahir setelah 1920-an masih terlalu muda untuk lolos dari penindasan Nazi (...), sehingga para jenius Hungaria terkonsentrasi pada generasi 1880 hingga 1920.
Kesimpulannya
-
kelompok yang memiliki keunggulan genetik
-
bertemu dengan lingkungan yang memungkinkan mereka menekuni ilmu murni
-
lalu berkumpul di Amerika karena dikejar Nazi, sehingga proporsi jenius Hungaria tampak menonjol
begitulah penjelasannya.
2 komentar
Ini tulisan yang cukup kontroversial, jadi jumlah komentar yang menempel pada artikel utamanya juga lumayan banyak.
Komentar paling pertama adalah tulisan Paul Graham tentang 'Kota dan Ambisi'
http://www.paulgraham.com/cities.html
Ini menarik. Terima kasih atas ringkasannya.