1 poin oleh GN⁺ 2023-06-27 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Sebuah studi baru menemukan bahwa jumlah kematian pejalan kaki di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi dalam 40 tahun, dan tahun lalu lebih dari 7.500 pejalan kaki tewas akibat pengemudi.
  • Jumlah korban tewas pejalan kaki terus meningkat sejak 2010 akibat infrastruktur yang tidak aman dan meluasnya penggunaan SUV, dan SUV lebih berbahaya bagi pejalan kaki dibanding mobil kecil.
  • Pandemi memperburuk jumlah kematian pejalan kaki akibat mengemudi sembrono dan mengemudi terdistraksi.
  • Negara bagian di bawah kawasan Sun Belt, termasuk New Mexico, Arizona, dan Florida, memiliki tingkat kematian pejalan kaki tertinggi.
  • Para legislator setempat dapat menanggapi krisis ini dengan menerapkan langkah penenangan lalu lintas seperti tikungan yang tajam, pulau penyeberangan, dan jalur sepeda.
  • Langkah seperti memasang kamera kecepatan dan kamera pelanggaran lampu lalu lintas serta menurunkan batas kecepatan juga bisa efektif jika diterapkan dan digunakan bersama langkah keselamatan lainnya.
  • Tindakan lokal dan tingkat komunitas seperti menempatkan pos penjagaan di area berisiko tinggi atau audit pejalan kaki untuk mengidentifikasi masalah keselamatan juga dapat membantu mencegah kematian.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-06-27
Opini Hacker News
  • Kecelakaan fatal pejalan kaki di AS mencapai titik tertinggi dalam 40 tahun.
  • Penyebab meningkatnya kecelakaan bukanlah jalan, kendaraan, atau bertambahnya SUV, melainkan perubahan kebiasaan mengemudi akibat COVID-19.
  • Karena tidak ada sarana transportasi alternatif, para pengemudi semakin frustrasi dan marah di jalan.
  • Penyempitan jalan dan infrastruktur taktis adalah solusi murah dan sudah dikenal untuk masalah ini.
  • Pengemudi yang terburu-buru, yang menganggap kendaraan berhenti sebagai penghalang dan berusaha segera melewatinya, merupakan penyebab penting kecelakaan fatal pejalan kaki.
  • Polisi harus mengenakan denda pada orang-orang yang mengemudi secara maniakal.
  • SUV tidak bermoral karena kurang aman di jalan tol dan menyebabkan kerusakan lebih besar pada kendaraan lain.
  • Karena COVID-19, banyak wilayah berhenti menindak pelanggaran lalu lintas, sehingga beberapa pengemudi mengemudi dengan sangat berbahaya.
  • Jumlah pejalan kaki memang meningkat, tetapi tidak ada bukti yang mendukung hal itu.