1 poin oleh GN⁺ 2023-07-05 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Pada tahun 2006, São Paulo mengesahkan undang-undang yang melarang semua iklan luar ruang, termasuk papan reklame dan iklan transportasi.
  • Undang-undang ini mengakibatkan 15.000 papan reklame dibongkar dan papan nama toko diperkecil.
  • Para pengkritik memprediksi penurunan pendapatan dan berkurangnya lapangan kerja, tetapi ekonomi São Paulo tidak terdampak.
  • Menurut survei yang dilakukan pada tahun 2011, 70% warga menilai larangan tersebut bermanfaat.
  • Penghapusan iklan menyingkap bangunan-bangunan yang sebelumnya terabaikan dan menghadirkan keindahan kota yang baru.
  • Kota-kota lain di dunia juga melarang papan reklame atau memberlakukan pembatasan ketat.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-07-05
Komentar Hacker News
  • Toko-toko di São Paulo tidak bisa menggunakan bagian depan bangunan untuk iklan, tetapi beberapa menyiasatinya dengan memakai LED di balik fasad kaca.
  • Sejak undang-undang tersebut diberlakukan, grafiti yang menutupi seluruh bangunan meningkat di São Paulo.
  • Di kota lain di Brasil, Florianópolis, ada papan iklan layar raksasa yang menghalangi pemandangan situs bersejarah.
  • São Paulo menderita cukup banyak pixação (salah satu bentuk grafiti) meskipun tidak ada iklan luar ruang.
  • Larangan iklan luar ruang di São Paulo dianggap sebagai berkah oleh warga dan telah memperbaiki tampilan kota.
  • Negara bagian Maine di AS dan Canberra di Australia juga menerapkan larangan iklan luar ruang.
  • Banyak orang menganggap papan reklame merusak pemandangan, dan berharap lebih banyak kota memberlakukan undang-undang serupa.
  • Di Hacker News ada artikel dan diskusi terkait tentang larangan iklan luar ruang di São Paulo serta gerakan pelarangan papan reklame di kota.
  • Beberapa orang memperhatikan bahwa kota-kota lain seperti Berlin dan New York memiliki lebih sedikit papan reklame dibanding São Paulo.